Polres Inhu Riau Amankan Dua Pelaku Pengeroyokan Anggota Niba

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS, INHU — Polres Inhu telah mengamankan 2 tersangka pelaku dugaan pengeroyokan terhadap anggota NIBA ketika bentrokan itu terjadi di PKS PT Karisma Agro Sejahtra (KAS), Kecamatan Batang Cinaku Inhu.

Kedua tersangka tersebut adalah Inisial, JF (40) warga Desa Batu Papan yang juga ketua SPTI Batu Papan dan AL (40) anggota SPTI Batu Papan diamankan beberapa jam setelah kasus dugaan pengeroyokan dilaporkan ke Polres Inhu, Rabu 19 Mei 2021 Kemarin.

Read More

Kapolres Inhu AKBP Efrizal S.I.K melaui PS Paur Humas Polres Inhu Aipda Misran, Senin 24 Mei 2021 menyebutkan Melalui Rilis Press Relase polres Inhu telah di amankannya dua tersangka kasus dugaan pengeroyokan dan penganiayaan saat bentrok antara SP NIBA dengan SPTI dilokasi PKS PT KAS Kecamatan Batang Cenaku.

Lebih jauh disampaikan Misran, Rabu kemarin, setelah bentrok fisik itu, datang beberapa orang yang mengaku korban pengeroyokan ke Mapolres Inhu untuk melaporkan kejadian yang dialami mereka, yakni Abu Sanar (48) warga Desa Batu Papan sebagai pelapor dengan membawa sejumlah korban, seperti Suardi (38) warga Batu Papan, Marwan (45) warga Batu Papan, Maharlim (38) dan Imawan Susanto (51).

Pelapor menyebutkan, Rabu 19 Mei 2021, sekitar pukul 10.00 WIB, sekitar 70 orang buruh yang tergabung dalam SP NIBA datang kelokasi PKS PT KAS untuk memulai kerja bongkar muat buah kelapa sawit di PKS itu sesuai perjanjian antara SP NIBA dengan pihak PT KAS.

Sesampainya di pintu gerbang PKS, puluhan buruh NIBA ini tidak bisa masuk kedalam lokasi, sebab pintu gerbang ditutup Maka puluhan buruh itu menunggu didepan gerbang, Selang 5 menit kemudian, datang sekitar 200 orang buruh yang diketahui tergabung dalam SPTI Batu Papan.

Sehingga terjadilah adu mulut antara kedua kelompok yang berakhir dengan bentrok fisik, dimana aksi pukul ini pertama kali dilakukan oleh kelompok SPTI atau JF berserta 9 orang temannya.

Untung saja bentrok fisik ini bisa dilerai oleh beberapa personel Polsek Batang Cenaku yang sebelumnya sudah berjaga-jaga dilokasi PKS.

Atas kejadian itu, beberapa orang korban melaporkan kasus pemukulan dan pengeroyokan terhadap mereka ke Polres Inhu.

” Dan Dua tersangka Saat ini sudah kita amankan, sedangkan 7 tersangka lainnya masih diburu oleh tim,” tutup Misran.”

Related posts