Prajurit TNI AU Pratu Malik Dikeroyok Oknum Polisi, Ini Penyebabnya

MINANGKABAUNEWS.COM, JAKARTA — Sejumlah oknum polisi melakukan pengeroyokan terhadap anggota TNI di Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Papua.

Korban merupakan anggota Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU bernama Pratu Malik.

Read More

Kapolres Boven Digoel AKBP Samzurizal menuturkan kasus tersebut kini tengah dalam penanganan Propam Polres Boven Digoel.

“Saat ini sudah ditangani Propam Polres Boven Digoel,” terangnya, Rabu (27/4/2022).

Adapun peristiwa tersebut bermula ketika ada pertandingan futsal antara Tim Bandara Tanah Merah FC melawan Tim Bhayangkara FC.

Pertandingan yang awalnya berjalan aman dan lancar, tiba-tiba menjadi ricuh ketika memasuki injury time di babak kedua.

Saat itu, Tim Bandara Tanah Merah berhasil menambah keunggulan atas Tim Bhayangkara FC dengan skor 3-1.

Namun, Tim Bhayangkara FC tidak terima atas keputusan wasit hingga pemain dan pendukungnya pun melakukan protes.

Salah satu oknum polisi berseragam lantas memasuki lapangan dan memukul wasit sehingga menyebabkan kericuhan.

Korban yang tengah menonton lantas menegur oknum polisi tersebut namun oknum polisi lainnya justru memukulnya hingga terjadi duel.

Sejurus kemudian, sejumlah oknum polisi lain pun langsung mengeroyok korban hingga ke semak-semak.

Akibat pengeroyokan tersebut, korban harus dilarikan ke RSUD Tanah Merah untuk mendapatkan pertolongan medis.

Ia mengalami luka memar di wajah, sobek di bagian kepala atas dengan empat jahitan, serta kepala belakang tiga jahitan

Related posts