MINANGKABAUNEWS.COM, JAKARTA – Keluarga Besar Badan Pengelola Masjid Istiqlal menggelar acara Iftar Milad Istiqlal 48 tahun dengan Tema “Menuju Masjid Modern Sebagai Trendsetter Peradaban Ummat”.
“Masjid Istiqlal saat ini sudah berumur 48 tahun dimana usia yang sangat ideal. Kalau manusia, pada umur 48 tahun sedang hebat-hebatnya untuk berprestasi. Mudah-mudahan Istiqlal ini juga menjadi cerminan dari umurnya itu,” ucap Menteri Agama (Menag) Prof. DR. Nasaruddin Umar, MA yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal saat peringatan ulang tahun ke-48 masjid Istiqlal, Senin, (2/3/2026).
Disebutkannya, di usianya 48 tahun masjid Istiqlal semakin cantik. Barusan saya bersama bapak Presiden RI melaporkan sekitar kegiatan dan aktifitas masjid Istiqlal, termasuk pada saat hari perayaan Imlek dimana masjid Istiqlal bekerjasama dengan panitia Imlek. Suasananya indah dan mengasyikan. Sejumlah rencana pengembangan dan pembenahan tengah disiapkan pada masjid Istiqlal. Mulai dari penataan, pencahayaan, hingga perbaikan kawasan sekitar masjid. Salah satunya adalah pembaruan kubah besar, nantinya akan menampilkan ornamen visual berubah-ubah, terutama pada malam hari.
“Jika dilihat dari jauh nantinya akan ada ornamen-ornamen yang bisa berubah-ubah. Masjid Istiqlal akan menyala, bukan hanya pada saat Ramadhan, akan tetapi seterusnya sebagai simbol kebanggaan bangsa Indonesia dan DKI Jakarta,” ujarnya.
Begitu juga sebut Menag, sungai yang mengelilingi kawasan masjid akan dipercantik dan dilengkapi ikan hias. Rencana pembangunan juga mencakup aula serbaguna dengan parkir bawah tanah dan dua lift menuju ruang utama untuk mendukung kegiatan masyarakat, termasuk akad nikah dan resepsi pernikahan. Dua jembatan baru akan dibangun di sisi selatan dan utara masjid untuk memudahkan akses jamaah, termasuk bagi warga yang berolahraga pagi. Pagar sisi barat juga akan dipindahkan ke seberang sungai, sehingga masjid terlihat seolah berada di sebuah pulau.
“Inilah yang nanti akan kita saksikan, Masjid Istiqlal semakin tua semakin cantik. Ini kabar gembira bagi kita semua,” tambah Menag Nasaruddin Umar.
Menag menekankan bahwa Istiqlal merupakan wahana pemersatu umat dan bangsa Indonesia, dengan kolaborasi lintas budaya, termasuk partisipasi komunitas Tionghoa dalam menyemarakkan Ramadhan. Di bidang pelayanan, masjid menyediakan konsultasi keagamaan gratis terkait zakat dan persoalan ke Islaman lainnya.
Imam Besar Masjid Istiqlal ini meminta kepada pengurus / pengelola masjid Istiqlal bisa mengadakan berbagai kursus bahasa, seperti Inggris, Prancis, Mandarin, Arab, Bahasa Indonesia untuk penutur asing, hingga Arabic, juga diselenggarakan, disertai pelatihan keterampilan bagi jamaah.
Menag Nasaruddin mengajak jamaah untuk bersama-sama menjaga kebersihan, ketenangan, dan keindahan masjid, sekaligus memakmurkannya dengan shalat fardu, khususnya pada 10 malam terakhir Ramadhan.
Perayaan ulang tahun ke-48 Masjid Istiqlal, yang digagas Badan Pengelola Masjid Istiqlal dan Istiqlal Global Fund (IGF), ditutup dengan acara potong tumpeng dan buka puasa bersama. (Muslim)
