Progres 100 Hari Kerja Kepemimpinan Erman Safar-Marfendi

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, BUKITTINGGI – Masa Seratus hari kerja Walikota (Wako) Bukittinggi, Erman Safar bersama Wakil Walikota (Wawako), Marfendi semenjak dilantik 25 Februari 2021 lalu, ditandai dengan Progres Kinerja 100 hari kerja pasangan Wako dan Wawako terpilih. Senin (7/6/).

Dalam Progres 100 hari kinerja Walikota Bukittinggi dan Wakil Walikota tertuan dalam 8 bidang atau sektor.

Read More

Kinerja Sektor ekonomi terdiri dari 12 point diantaranya; Diperolehnya Izin OJK tentang Operasional PT. BPR Jam Gadang menjadi Bank Pembiayaan Rakyat Syari’ah.

Penetapan Perda Perusahaan Umum Daerah (PERUMDA) Air Minum Tirta Jam Gadang Kota Bukittinggi. Berlanjutnya Proses Legal Drafting Perubahan Perwako 40/41. 4. Pelatihan keterampilan menjahit bagi perempuan pelaku ekonomi.

Dan Rencana Revitalisasi Pasar Bawah oleh Kementerian Perdagangan RI yang akan di mulai Tahun 2022 dengan anggaran sebesar 400 Miliar.

Pada Sektor Kesehatan dan Lingukungan ada 19 point yakni Capaian Pasangan Usia Subur (PUS) anggota Bina Keluarga Balita (BKB) yang ber-KB 77 %, Bina Keluarga Remaja (BKR) 89 %, PUS anggota Bina Keluarga Lansia (BKL) 85 %.
Pembentukan Kelurahan Siaga Covid-19 dan kelurahan percontohan dalam rangka upaya memutus rantai Covid-19. 6. Pengendalian dan pencegahan Covid-19

Kemudiaan Tercapainya target Vaksinasi 1 Covid-19 sebanyak 8.080 orang dan vaksinasi 2 sebanyak 5.344 orang dan 12.25 % dari Guru SLTA telah mendapatkan Sosialisai Penyimpangan Perilaku dan HIV AIDS bagi Pelajar.

Sektor Pendidikan 100 hari Kinerja Wako dan wakil walikota Bukittinggi ada 9 point.
Terwujudnya Sistem Informasi Transparansi Kinerja Tenaga Pendidik dan Kependidikan Sekolah Negeri.

Pemenuhan gaji guru kontrak pada Sekolah Negeri sesuai UMR. Menumbuh kembangkan budaya baca melalui lomba bercerita untuk Siswa.

Bidang sektor Kemasyarakatan ada 23 point antara lain ; Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada 1.884 Keluarga Penerima Manfaat pada bulan Januari, Februari dan sebanyak 1.913 Keluarga Penerima Manfaat pada bulan Maret dan April 2021.

Penyaluran Bantuan Sembako untuk 300 KK penyandang disabilitas. Pelatihan Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo) bagi 70 orang penyandan disabilitas dan petugas pelayanan di lingkungan Pemko Bukittinggi, karyawan Bank dan Rumah Sakit.

Bidang Kepariwisatan dan Seni Budaya
Bidang Kepariwisataan Seni dan Budayaan Pengukuhan Asosiasi Pengelola Homestay Kota Bukittinggi sebagai organisasi pelaku industri wisata.

Terwujudnya perjanjian kerja sama pengadaan aplikasi dan peralatan pendukung dan layanan e-ticketing obyek wisata Kota Bukittinggi dengan Bank Pemerintah. 7. Pemberdayaan masyarakat dan kearifan lokal di kampung wisata.

Menjalin kerja sama dengan Perguruan Tinggi untuk pengembangan Teknologi Informasi Kepariwisataan.

Bidang tata kelola
Diperolehnya Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas LKPD Kota Bukittinggi Tahun 2020.

Pelaksanaan pertemuan dengan kementerian dan lembaga pemerintah pusat dalam rangka lobi percepatan pembangunan Kota Bukittinggi melalui pembiayaan dana Pemerintah Pusat dan bantuan lainnya. (Menteri Pariwisata Ekraf, Menteri Koperasi dan UKM, Menteri Pertanian, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri BUMN, Menteri Kesehatan, Menteri Perdagangan, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Dirut PT. KAI, Unsur Pimpinan MPR-RI) 3. Capaian Indeks IKM untuk Pencatatan Sipil sebesar 90,465 %,

Sedangkan Bidang Pertanian kinerja 100 Kinerja Wako dan Wawako Bukittinggi
Tercapainya keterjangkauan pangan melalui pelaksanaan Bazar 9 komoditi bahan pangan dengan capaian sebesar 36 %. 2. Tercapainya 15% Pembangunan Prasarana Pertanian berupa jaringan.

Penyaluran pupuk Urea bersubsidi 100%, SP36 bersubsidi 67%, ZA bersubsidi 95%, NPK bersubsidi 100%, dan pupuk organik bersubsidi 65%. 0Tercapainya 10% Pembangunan prasarana hortikultura tanaman hias.

Diakhiri laporan Kinerja 100 hari wako dan wawako tentunya keberhasilan seluruh program kegiatan tersebut tidak lepas dari dukungan semua pihak pemangku kepentingan dan masyarakat Kota Bukittinggi. Selain itu, seluruh capaian program 100 hari ini dapat dimaknai sebagai upaya awal memban gun landasan yang kuat untuk mengembangkan dan membangun Kota Bukittinggi yang lebih baik.

Related posts