Puluhan Jurnalis dan Diskominfo Kota Bukittinggi Gelar Study Best Practise ke Situs Bersejarah Candi Muara Takus Riau

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, MUARA TAKUS – Sebanyak 42 orang Jurnalis dari berbagai media massa yang tergabung dalam Studi Best Practice Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bukittinggi mengunjungi tempat bersejarah yang familiar dikenal dengan Situs Cagar Budaya Kompleks Candi Muara Takus, tepatnya di Desa Muara Takus Kecamatan XIII Koto, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Juru Pelihara Situs Cagar Budaya, Kompleks Candi Muara Takus BPCB Sumatra Barat, Riau dan Kepulauan Riau, Zulkifli menyampaikan, situs ini menjadi tujuan masyarakat yang menganut agama Budha untuk menggelar rangkaian peribadatan.

Read More

“Memang biasanya kawasan kompleks ini dipadati jamaah disaat Hari Waisak dengan jumlah ribuan umat,” ujarnya pada Selasa (14/12/2021)

Zulkifli lebih lanjut menjelaskan, Candi Muara Takus juga menjadi daya tarik wisata sehingga beragam pengunjung berdatangan dari berbagai penjuru daerah apalagi ketika masa libur.

“Selama pandemi covid-19, memang beda dibanding sebelum pandemi, karena Pemerintah kita melakukan pembatasan kegiatan masyarakat yang sering disebut dengan PPKM untuk menekan lajunya Covid-19,” jelasnya.

Daerah Muara Takus berada digaris katulistiwa sehingga pada siang hari di wilayah tidak ada bayangan.

Konon yang dimaksud di Muara Takus itu ada sebuah Universitas pada zaman kerajaan Sriwijaya. Ada sebuah sekolah yang bernama Dharma Pala. Namun saat ini orang banyak mencari keberadaannya.

“Iya, tidak ada bayangan, kalau siang hari di Muara Takus tidak ada bayangan, karena berada dikoordinat nol derajat katulistiwa,” terangnya.

Related posts