Terjaring Operasi Yustisi, Puluhan Warga di Agam Terima Sanksi

  • Whatsapp
Sejumlah orang yang terjaring operasi yustisi menerima sanksi sosial, di Kecamatan Tilatang Kamang, Selasa, (28/9/2021). (Foto/dok istimewa)

MINANGKABAUNEWS, AGAM — Puluhan orang di Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) terjaring operasi yustisi penegakan perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), Selasa, (28/9/2021), kemarin.

Koordinator Operasi Yustisi, Rinaldi mengatakan, operasi tersebut menyasar titik keramaian pasar dan sejumlah tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Read More

“Masih banyak yang mengabaikan protokol kesehatan saat beraktivitas di pasar. Mereka yang kedapatan melanggar langsung kita tindak,” ujarnya, Rabu, (29/9/2021).

Dikatakannya, tim gabungan yang turun dalam operasi tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD Agam, TNI, Polri, Satpol PP dan Damkar, Dinas Perhubungan Agam beserta pihak kecamatan yang berhasil menjaring 24 pelanggar prokes.

“Masyarakat yang kedapatan melanggar protokol kesehatan langsung ditindak dan diberi sanksi sosial yaitu membersihkan fasilitas umum atau membayar denda sebanyak Rp. 100 ribu,” sebutnya.

Dari 24 orang yang kedapatan melanggar prokes, sebanyak 19 orang menjalankan sanksi sosial, sedangkan lima orang lainnya memilih membayar denda.

Untuk itu, ia berharap dengan dilaksanakannya operasi ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak.

‚ÄúPenerapan Perda Sumbar nomor 6 tahun 2020 tentang AKB menuntut masyarakat mematuhi prokes. Jika tidak, baik perorangan maupun pemilik usaha/kegiatan, maka akan diberi sanksi, dan denda bahkan dipidana,” jelasnya. (JNS)

Related posts