Putra Pasaman Barat Jasra Putra Kembali Terpilih Jadi Komisioner KPAI

  • Whatsapp
Komisioner KPAI, Jasra Putra (Foto: Dok. Istimewa)

MINANGKABAUNEWS.com, PADANG — Putra Pasaman Barat Dr. Jasra Putra dan delapan lainnya dinyatakan lolos dan akan diterapkan sebagai Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) periode 2022-2027. Penetapan itu, berdasarkan hasil uji kelayakan dan kepatutan atau ”fit and propertest” calon anggota KPAI, untuk masa bakti lima tahun ke depan.

Jasra Putra masih tercatat sebagai anggota Komisioner KPAI, dan Wakil Ketua Majelis Pelayanan Sosial (MPS) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dirinya merupakan putera asal Pasaman Barat, Sumatera Barat, dan alumni Kulliatul Muballighin (KM) Muhammadiyah Padangpanjang.

Read More

Uji kelayakan dan kepatutan dilaksanakan dihadapan pimpinan bersama anggota Komisi VIII DPR RI di gedung Nusantara, komplek DPR/MPR RI, Jakarta. Proses pengujian calon anggota KPAI untuk masa keanggotaan lima tahun ke depan, diikuti 12 calon atau kandidat, yang antara satu sama lainnya saling bersaing, agar lulus dan terpilih menjadi anggota KPAI

Komisi VIII DPR telah menyetujui 9 calon komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) periode 2022-2027. Kesembilan komisioner disetujui usai menjalani uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test pada beberapa waktu lalu.

Adapun sembilan komisioner KPAI 2022-2027 terpilih yakni, dari unsur tokoh agama, Sylvana Maria; dari unsur tokoh masyarakat Ai Rahmayanti dan Diyah Puspitarini. Sementara, dari unsur organisasi kemasyarakatan, Margaret Aliyatul Maimunah; dari unsur pemerintah Aris Leksono; dari unsur dunia usaha Kawiyan dan dari unsur kelompok masyarakat peduli anak adalah Jasra Putra, Ai Maryati Solihah dan Dian Sasmita.

Selain Jasra Putra, kader sekaligus aktivis Muhammadiyah yang ditetapkan sebagai anggota Komisioner KPAI adalah, Diyah Puspitarini, yang hingga saat ini masih dipercaya sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (NA). Organisasi khusus generasi muda perempuan ini adalah satu dari empat Ortom (Organisasi Otonom) Muhammadiyah.

Empat organisasi kepemudaan di tergabung dalam wadah keluarga besar Muhamadiyah yang terstruktur dari pusat, wilayah, daerah, cabang dan ranting ini adalah, Pemuda Muhammadiyah, NA, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM).

Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sumatera Barat, Shofwan Karim Elhusaini, yang dihubungi di Padang, menjelaskan, sebagai unsur pimpinan di tingkat Wilayah Sumatera Barat, pihaknya tentu bangga dengan lolos sekaligus ditetapkannya dua kader sekaligus aktivis Muhammadiyah menjadi anggota Komisioner KPAI yang sekretariatnya berada di Jakarta.

Related posts