PWM dan PWA Sumbar Sambut Baik Model Muktamar Luring Terbatas di Surakarta pada November 2022 Mendatang

  • Whatsapp
sidang Tanwir daring jilid II pada 4-5 September 2021 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Sumbar, Senin, (4/9).

MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG — Ketua PW Muhammadiyah Sumbar Buya Shofwan Karim Elhusein mengatakan Muhammadiyah Sumbar menyambut baik rancangan waktu dan model Muktamar. Model Muktamar Luring terbatas dan daring sepenuhnya, PWM Sumbar menerima dengan baik.

“Kami usulkan bila masih memungkinkan waktu Mukamar dipercepat atau paling kurang sesuai dengan Keputusan Tanwir Terdahulu sesudah Idul Adha 1443 sebelum November 2022 tersebut,” usulnya Minggu, (5/9/2021).

Read More

Menurutnya, model pemilihan e-voting ini kita dapat memahami. Tetapi dengan keterangan kemarin kelihatannya e-voting itu tidak murni. Tetapi e-voting terpusat di wilayah masing-masing. Artinya pemilik suara harus juga berkumpul dengan menyentuh screen dari 3 laptop seperti yang kemarin disampaikan. Oleh karena itu PWM Sumbar mengusulkan agar peserta tanwir bisa mendapatkan mandat penuh dari pemilik suara untuk memilih langsung di arena Muktamar Luring terbatas tersebut.

Terkait prasarana tentang Program dan Materi, kata Buya, PWM Sumbar juga menerima rancangan yang bersifat umum yang telah ditayangkan dan tentu akan disempurnakan pada masa berikut sebelum Muktamar. “Bila memungkinkan lebih cepat draft trrsebut dapat diterima maka kami akan mendiskusikan di wilayah dan nanti dalam Muktamar tinggal menyempurnakannya lagi,” ujarnya.

Ketua PW Aisyiyah Sumbar Bunda Hj. Meiliarni Rusli mengatakan dengan kondisi pandemi Covid-19 yang entah kapan akan berakhir opsi Muktamar luring terbatas adalah opsi terbaik. “Kami hormati dan sambut baik hasil tanwir Muhammadiyah dan Aisyiyah,” tegasnya.

Sebelumnya, PP Muhammadiyah mengumumkan Muktamar Muhammadiyah ke-48 dan Muktamar ‘Aisyiyah ke-48 dilaksanakan pada hari Jumat–Ahad, 18–20 November 2022 M bertepatan dengan 23–25 Rabiulakhir 1444 H di Kota Surakarta, Jawa Tengah secara luring terbatas.

Related posts