Randang Lokan Nan Menggugah Selera

  • Whatsapp
Rendang Lokan
Rendang Lokan (Foto: Dok. Istimewa)

Oleh: Lhara Prosa

Masyarakat Sumatera Barat atau Minangkabau identik dengan makanan Rendang. Masakan satu ini tidak saja terkenal di dalam negeri tapi juga di luar negeri. Kelezatannya yang sangat mendunia, telah mendorong rendang tidak saja dikonsumsi sebagai makanan biasa tapi telah dipasarkan sebagai buah tangan ketika melakukan perjalanan wisata. Walau demikian, banyak yang tidak tahu jenis-jenis rendang apa saja yang ada di Sumatera Barat, khususnya rendang lokan.

Read More

Berbicara jenis rendang bagi masyarakat Minangkabau tentu sudah biasa, masyarakat umumnya tahu bahan apa saja yang bisa direndang dan nikmat untuk dikonsumsi. Tapi bagi masyarakat di luar Sumbar tentu masih hal baru. Umumnya masyarakat di luar Sumatera Barat hanya tahu rendang daging atau disebut saja sebagai rendang. Padahal rendang sesungguhnya mempunyai aneka ragam jenis sesuai dengan bahan-bahan pembuatnya. Sebut saja rendang telur, rendang bingkah, rendang lokan dll.

Rendang lokan merupakan salah satu jenis rendang yang mungkin jarang diketahui orang. Bahan utamanya yang tidak biasa membuat rendang yang satu ini jarang diketahui. Lokan adalah kerang, jadi rendang lokan adalah rendang yang bahan utamanya terbuat dari kerang. Dari bahan utamanya, jelas bahwa rendang lokan merupakan produk pesisir yang umum menghasilkan kerang. Memang, rendang lokan adalah rendang hasil adaptasi masyarakat Minang Pesisir.

Randang lokan merupakan salah satu makanan khas masyarakat di Kanagarian Indrapura Kecamatan Pancung Soal Kabupaten Pesisir Selatan. Makanan ini berbahan dasar jenis siput yang hidup dialiran sungai Batang Inderapura. Makanan ini telah ada sejak ratusan tahun yang lalu dan telah mengakar dalam masyarakat Inderapura. Bila selama ini kita mengenal rendang adalah sejenis masakan tradisional di daerah Sumatra Barat yang berbahan baku utama daging sapi atau kerbau, maka makanan ini lebih mengandalkan siput sungai sebagai bahan baku utama.
Hal ini disebabkan karena siput tersebut cukup banyak dan hidup dibantara sungai serta mengandung banyak gizi dan protein yang tinggi.

Randang lokan menjadi menu pokok yang harus ada dalam acara-acara adat di Inderapura seperti acara perkawinan dan perhelatan adat lainnya Alam takambang jadi guru, begitulah filosofi masyarakat Minangkabau dalam berinteraksi dengan alam. Ketersediaan kerang yang jauh lebih mudah di daerah pesisir dengan masyarakat yang mayoritas nelayan, membuat masyarakat lebih memilih kerang sebagai bahan utama rendang dari pada daging sapi atau kerbau.

Adat istiadat tetap berjalan, rendang tetap menjadi sajian utama walau bahan utamanya berubah menjadi kerang. Hingga dalam adat-istiadat Pesisir, rendang lokan menjadi hidangan utama kepada penghulu menggantikan rendang daging di darek.

Rendang lokan lebih sehat dibandingkan dengan rendang daging, Kenapa sih rendang lokan itu lebih sehat dari rendang daging? Ya karena rendang lokan terbuat dari lokan. Seperti yang kita ketahui, kerang merupakan sumber protein hewani yang lengkap. Mengandung semua jenis asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh. Asam amino esensial adalah asam amino yang tidak dapat dibuat di dalam tubuh, sehingga mutlak harus berasal dari makanan. Hal terpenting yang berkaitan dengan protein adalah kemampuannya untuk dicerna dan diserap tubuh setelah dikonsumsi. Hebatnya kemampuan tubuh mencerna protein kerang adalah sekitar 85-95 persen.
Hal ini berarti kerang dapat digunakan sebagai sumber protein yang baik bagi semua kelompok usia.

Kerang juga kaya akan vitamin larut lemak (A, D, E, dan K), serta vitamin larut air (B1, B2, B6, B12, dan niasin). Selain itu, kerang merupakan sumber utama mineral yang dibutuhkan tubuh, seperti iodium (I), besi (Fe), seng (Zn), selenium (Se), kalsium (Ca), fosfor (P), kalium (K), flour (F), dan lain-lain. Kerennya, mineral dari makanan laut lebih mudah diserap tubuh daripada kacang-kacangan dan serealia (padi-padian). Selain protein, asam amino, vitamin, dan mineral, kerang juga rendah lemak gak seperti rendang daging sapi yang dapat mencapai 13,9 gr per 100 gr, kerang Cuma mengandung 1,1 gr per 100 gr.

Jadi, rendang lokan ini mempunyai banyak manfaat dan lebih sehat dibandingkan dengan rendang daging, kita bisa memanfaatkan rendang lokan sebagai salah satu makanan khas sumatera barat yang mempunyai segudang manfaaf dan cita rasa yang enak dan khas.
Anda mau mencoba kelezatannya!!

/* Penulis adalah Mahasiswa Universitas Andalas, Fakultas Ilmu Budaya, Sastra Minangkabau

Related posts