Ratusan Kader Hadiri Pengajian Hari Bermuhammadiyah MIM Batu Taba Padang Panjang

Pengajian Hari Bermuhammadiyah di Komplek Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Batu Taba.

MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG PANJANG — PD Muhammadiyah Pabasko menggelar Pengajian Hari Bermuhammadiyah di Komplek Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Batu Taba Cabang Batipuh, Padang Panjang, Ahad, (16/1/2022).

Pengajian tersebut dihadiri ketua dan pimpinn Muhammadiyah dan Aisyiyah Daerah, seluruh cabang dan ranting, walinagari, ketua KAN, LPM, dan unsur pimpinan formal dan non formal.

Dalam tausiahnya Wakil Ketua PW Muhammadiyah Sumbar Buya Dasrizal Dahlan, menekankan pentingnya pembinaan moralitas umat melalui pendidikan yang Islami, dan membangun kasih sayang dalam keluarga, serta memelihara soliditas dalam kepengurusan Muhammadiyah.

“Kita mempunyai konsep dakwah jamaah. Satu anggota mengajak anggota yang lain. Tanpa itu pengajian itu, tidak akan bergembira. Tidak akan memberi semangat bagi kita. Memang banyak cobaan dan rintangan. Pengajian itu memang sedikit dipaksa. Harapannya pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah untuk mengerahkan bawahannya untuk menghadiri pengajian ini untuk bersama-sama menyemangati dan menggembirakan,” ujarnya

Dia menyebutkan, salah satu jalan menjadi orang terpilih untuk menerima hidayah dari Allah Swt dengan menghadiri pengajian. Selama kita bersyukur, Allah SWT akan menambah nikmatnya.

“Kita diperintah oleh Allah untuk senantiasa berdzikrullah. Kalau Allah selalu hadir didalam hati kita , kita akan terhindar dari kemaksiatan dan keburukan. Surga hak setiap Muslim. Kecuali yang enggan memasukinya. Siapa orang yang enggan masuk Surga? Yaitu yang tidak menaati Rasulullah. Ada beberapa golongan yang enggan masuk surga, yaitu kelompok yang menentang/ menyelisihi Rasulullah, orang syirik, orang yang menghina Rasulullah dan Allah, berhukum selain dengan hukum Allah, mereka yang melakukan amalan Islam tetapi hatinya mengingkari alias munafiq, pecandu khamr, durhaka kepada orangtua, tidak peduli dan tidak perhatian dengan istri, memutuskan silaturahmi, memakan harta riba, memakan harta anak yatim, memberikan kesaksian palsu, orang yang beringas membela kebathilan,” ujarnya.

Selain itu juga dilakukan penyaluran bantuan umat untuk korban gunung Semeru Rp8.000.000 yang diserahkan Sekretaris Lazismu Sumbar Afdhol
Acara diakhiri dengan makan bajamba, dengan menu spesifik pangek sasau dan ikan bilih di Danau Singkarak.

Related posts