Rencana Pembangunan Jalan Dua Rua Bundaran-Pasaman Baru, Bupati Pasbar Hamsuardi Minta Dukungan Masyarakat

MINANGKABAUNEWS.COM, PASAMAN BARAT – Bupati Pasaman Barat Hamsuardi dan Wakil Bupati Risnawanto, memimpin kegiatan sosialisasi rencana pembangunan jalan jalur dua ruas bundaran Simpang Empat hingga lampu merah Pasaman Baru, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), di aula kantor Bupati setempat, Jumat (31/12/2021).

Dalam acara sosialisasi tersebut turut hadir Asisten I Setia Bakti, Asisten II Joni Hendri, Kadis PUPR Jhon Edwar, Camat Pasaman Misnan, Jorong, tokoh masyarakat beserta stakeholder terkait lainnya.

Bupati Pasaman Barat Hamsuardi dalam sambutannya mengatakan, kegiatan itu merupakan pertemuan pertama dalam rencana pembangunan jalan jalur dua ruas Bundaran hingga Simpang Lampu Pasaman Baru dalam kepemimpinannya.

“Ini adalah sosialisasi silaturrahmi kita yang pertama, diskusi pembebasan dan perencanaan semacam ini tidak bisa sekali pertemuan. Hari ini kita menampung aspirasi masyarakat dan akan kita bahas,” ucapnya.

Ditambahkannya, sebagian besar masyarakat mendukung atas rencana pembangunan jalan jalur dua ruas tersebut. Lebih kurang 150 kepala keluarga yang terdampak dari pembangunan jalan sudah dihubungi dan rata-rata menyetujui adanya pembangunan.

“Masyarakat yang bersangkutan mendukung pembangunan ini, sisanya hanya teknisnya saja. Pertemuan kita ini akan berulang-ulang. Masalah kesepakatan harga dan sebagainya nanti akan ada tim yang ditunjuk oleh pemerintah dan semuanya transparan,” sebutnya.

Hamsuardi juga meminta dukungan penuh dari masyarakat Pasaman Barat, khususnya yang terdampak dari rencana pembangunan tersebut.

“Tidak ada provokator, sebab pembangunan dilakukan untuk memperindah tatanan Pasaman Barat. Kita sangat berharap, apa yang direncakan pemerintah daerah diberi jalan dan kemudahan oleh Allah SWT untuk membangun Pasaman Barat,” katanya.

Disampaikan, dalam pembangunan pasti ada untung ada rugi. Siapapun orangnya saat rumahnya digusur, pasti akan sedih.

“Insyaallah semua rasa sedih itu akan hilang, dengan melihat sisi baik dari tujuan pembangunan kita ini. Untuk itu, kita harapkan jangan sampai ada provokator. Kalau ada yang tidak mau, ya sudah cukup anda saja yang tidak mau, dan jangan sampai memberikan pengaruh buruk sehingga orang lain juga ikutan tidak mau dan semua menjadi ricuh,” ujarnya.

Disamping itu, Wakil Bupati Pasaman Barat Risnawanto mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah mendukung pembangunan tersebut. Sosialisasi akan dilanjutkan dengan mendengarkan saran dan usulan dari masyarakat.

“Hari ini kami mengucapkan terimakasih, kami senang, kami bangga. Bersama masyarakat, ninik mamak, bundo kanduang, dan semua pihak yang insyaallah akan cepat terwujud. Warga Simpang Empat sehati, ikhlas, setuju, demi pembangunan Simpang Empat. Tidak ada keraguan tentang hal yang masyarakat usulkan kepada kami,” tuturnya.

Risnawanto menambahkan, hasil sosialisasi dan komunikasi yang terjalin sangat memuaskan bagi Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat. Sosialisasi yang dilakukan hari ini akan segera ditindak lanjuti. Lembaga independen yang ditunjuk akan transparan, sehingga masyarakat tidak memiliki keraguan kepada pemerintah.

Sementara itu, Bobi Santosa salah satu warga yang terdampak pembangunan mengatakan setuju dan menyampaikan keluhan yang dirasakannya terkait akses jalan ke tempat usahanya.

“Kami semua insyaallah setuju, harapan kami kepada bapak Bupati hanya meminta sedikit akses jalan untuk memindahkan usaha kami atau dibukakan. Jadi jangan semua jalan tengah dibuat taman, tetap dibuatkan kami jalan ke tempat usaha kami,” harapnya. (wisnu)

Related posts