Resahkan Warga Payakumbuh, Polisi Tembak dan Buru 4 Kawanan Jambret ke Pekanbaru

Kasat Reskrim Polres Payakumbuh AKP Akno Pelindo menggelar tersangka Curas bersama barang bukti kejahatan di Mapolres setempat, Senin (1/8) siang. (Foto: Ist)

MINANGKABAUNEWS.COM, PAYAKUMBUH – Aparat Satreskrim Polres Payakumbuh, Sumatera Barat, berhasil menciduk 4 orang kawanan pelaku jambret atau pencurian dengan kekerasan (Curas) yang belakangan ini dinilai sangat meresahkan masyarakat.

Sebab, dalam menjalankan aksinya, tidak jarang para kawanan jambret ini berhasil merampas barang berharga seperti emas, hingga tidak segan melukai korbannya. Polisi pun melakukan perburuan para pelaku sampai ke Kota Pekanbaru, Riau.

Read More

“Kawanan pelaku Curas yang berhasil kita ciduk berjumlah 4 orang, mereka diambil pada dua lokasi berbeda,” kata Kapolres Payakumbuh, AKBP Alex Prawira, dalam gelar perkara kasus Curas di Mako Polres Payakumbuh, Senin (1/8) siang.

Dijelaskan Kasat Reskrim AKP Akno Pelindo, aksi tersangka terendus aparat setelah pelaku melakukan aksi perampasan barang berharga di ruas Jalan Tan Malaka persisnya di Kelurahan Napar, Kecamatan Payakumbuh Utara pada 23 Juli 2022.

Dalam aksinya itu, dua kawanan pelaku yang menggunakan sepeda motor jenis Yamaha RX King sempat merenggut tas milik seorang perempuan bernama Esvi Maira. Mendalami laporan korban, Polisi kemudian melakukan pengembangan, sehingga mendapai identitas salah satu pelaku.

Lelaki itu diketahui berinisial R yang berasal dari Pekanbaru, Riau. Polisi kemudian mengendus keberadaan R yang tengah berada di rumah istrinya di kawasan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota.

Polisi kemudian melakukan pengepungan, hingga berhasil menciduk R tanpa perlawanan. “Tim Opsnal kita kemudian melakukan pengembangan dan mendapatkan 3 identitas kawanan lainnya yang juga merupakan warga Pekanbaru, Riau,” sebut AKP Akno Pelindo.

Walhasil, Jumat (29/7) Tim Buser Satreskrim dipimpin Kanit 1 Ipda Zulfian langsung berangkat ke Pekanbaru memburu kawanan lain. Disana, polisi kemudian berhasil mengamankan 3 pelaku masing-masing berinisial, SR (21), NHP (19), dan RP (20).

Dalam penangkapan, dua orang tersangka terpaksa dihadiahi timah panas oleh aparat, karena berusaha melakukan perlawanan dan berusaha kabur saat hendak ditangkap.

“Kita terpaksa melakukan tindakan cepat dan terukur dengan melumpuhakan kaki dua pelaku, karena mereka berupaya kabur dan melakukan perlawanan ke petugas saat akan ditangkap,” sebut Akno Pelindo.

Dari hasil interogasi penyidik, keempat pelaku mengakui perbuatannya. Salah satu aksinya di kawasan Kota Payakumbuh adalah melakukan perampasan barang berharga berupa emas milik korban bernama Nellita persisnya di ruas jalan Pahlawan Kelurahan Padangdatar Tanahmati, Payakumbuh Barat.

Aksi itu bahkan sempat viral di media sosial, karena terekam oleh CCTV pengawas di sebuah gudang kayu milik warga. Dalam aksi tersebut, korban yang mengendara seorang diri tampak dibuntuti dari belakang.

Setelah berpapasan, pelaku kemudian menarik tas milik korban, hingga ia sempat terjatuh dari motornya. Selain mengamankan para pelaku, polisi memastikan juga mengamankan barang bukti kendaraan roda dua jenis Yamaha N Max dan Yamaha RX King, yang dipakai kawanan jambret dalam melakukan aksinya. (akg)

Related posts