Resmi! 8 Regulasi Kunci Rampung dalam 3 Hari, Pesantren Internasional Kauman Siap Cetak Ulama Modern Bertaraf Global

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.com, PADANG PANJANG — Ada kabar besar dari Ranah Minang. Sebuah pesantren yang selama ini dikenal sebagai kawah candradimuka ulama, kini resmi bertransformasi menuju standar dunia. Semuanya berawal dari rapat tertutup yang berlangsung tiga hari penuh, dari Selasa hingga Kamis (2-4 Juni 2026), di kawasan Aie Angek Cottage yang asri.

Di tempat itu, suasana bukan sekadar musyawarah biasa. Seluruh jajaran pimpinan Pondok Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang bersama Badan Pembina Pesantren (BPP) duduk bersama dalam Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim). Hasilnya? Sungguh di luar dugaan. Bukan hanya obrolan hangat, mereka berhasil menuntaskan delapan dokumen penting yang menjadi fondasi perubahan besar.

Bayangkan, dalam hitungan hari, delapan pilar regulasi ini lahir: mulai dari Naskah Akademik Pesantren Internasional, Master Plan dan Roadmap, Renstra, Buku Induk Kepegawaian, Aturan Keuangan, RKJM, RKT, hingga RKAP. Lengkap sudah.

Mudir Pesantren, Dr. Derliana, MA, dengan penuh keyakinan menyebut bahwa ini bukan sekadar urusan administrasi. “Kita tidak boleh lagi mengelola pesantren dengan cara instan atau sporadis. Delapan dokumen ini adalah kompas kita. Dengan standar global, kita akan melahirkan generasi ulama modern yang berwawasan kebangsaan dan kemanusiaan,” ujarnya, disambut semangat optimisme.

Dukungan penuh pun datang dari Ketua BPP, Drs. H. Apris, MM. Dalam tanggapannya yang tegas, ia berpesan bahwa dokumen-dokumen ini tidak boleh hanya menjadi pajangan. “Aturan keuangan dan buku induk kepegawaian harus menjadi rujukan mutlak. Roadmap-nya harus terukur, dievaluasi berkala. Jangan sampai indah di kertas tapi pudar di lapangan,” tegasnya.

Dan inilah kabar yang paling menggembirakan: Dengan rampungnya delapan regulasi kunci ini, Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang menyatakan diri siap memasuki fase baru. Fase di mana sistem yang kuat, perencanaan yang matang, dan akuntabilitas publik berjalan beriringan dengan ruh pesantren tradisional yang tak pernah luntur.

Siap-siap. Dari Padang Panjang, cahaya pendidikan pesantren global mulai menyala. (TR)

Related posts