Resmi Dilantik, FJKIP Bukittinggi Siap Perjuangkan Keterbukaan Informasi Publik

  • Whatsapp
Pengurus FJKIP Bukittinggi dilantik di Aula Balai Kota Bukittinggi Senin (25/10) dihadiri oleh Wali Kota Erman Safar, Ketua DPRD Beni Yusrial dan segenap jajaran Forkopimda Bukittinggi. (Foto: Dok. FJKIP Bukittinggi)

MINANGKABAUNEWS.COM, BUKITTINGGI – Pengurus Forum Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (FJKIP) Kota Bukittinggi resmi dilantik di Aula Balai Kota Gulai Bancah, Senin (25/10) kemarin. Wako Erman Safar berharap perkumpulan ini bisa bersinergi memviralkan program dan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

“Kota Bukittinggi sudah mendapatkan predikat Kota Informatif tahun 2020 lalu. Jika saat itu masih nomor 2 se Sumatra Barat, semoga tahun ini bisa berada di peringkat 1,” harap Wako dalam sambutannya ketika pelantikan tersebut.

Read More

Erman Safar menilai pemberitaan jurnalis selama ini belum tersebar secara masif menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Karena itu ia berharap hadirnya FJKIP Kota Bukittinggi bisa memberi warna baru dalam penyebarluasan informasi.

“Dengan adanya FJKIP ini, akan menjadi pembiasaan bagi seluruh jajaran Pemkot sebagai sumber data untuk bekerjasama maksimal dalam penyampaian informasi,” kata Erman Safar.

Pada pelantikan yang juga dihadiri Ketua DPRD Beni Yusrial, Kapolres Bukittinggi, Dandim 0304/Agam dan sejumlah OPD itu, Wako menyebut, pihaknya akan memberikan seminar kepada jajarannya untuk menyamakan persepsi dan pendapat tentang keterbukaan informasi.

“Kita akan maksimalkan sumber info dan data agar mampu menjangkau masyarakat, tentu kita berharap adanya kepuasan dari masyarakat dan penghargaan dari Komisi Informasi dengan langkah yang dilakukan,” pungkas Erman Safar.

FJKIP Bukittinggi menjadi forum jurnalis pertama yang dilantik dari 18 daerah Kabupaten Kota di Sumatera Barat. Sebagai mitra Komisi Informasi (KI) Sumbar, FJKIP didirikan dengan tujuan meningkatkan kualitas dan kuantitas informasi kepada masyarakat.

Ketua FJKIP Sumatera Barat, Gusriyono yang melantik belasan wartawan FJKIP Kota Bukittinggi mengatakan forum ini diharapkan menjadi penyalur informasi untuk mendukung keterbukaan informasi di daerah setempat.

“Selamat dan sukses, FJKIP nantinya akan menyebarluaskan keterbukaan informasi pada masyarakat di Bukittinggi, dan tentu saja kita siap bekerjasama dengan Dinas Kominfo sebagai salah satu sumber data dan informasi,” kata Gusriyono.

Ia mengatakan, FJKIP Sumbar pertama kalinya didirikan pada 2019 dengan adanya inisiasi oleh Komisi Informasi Provinsi Sumatera Barat dengan tujuan memperjuangkan keterbukaan informasi yang diatur sesuai regulasi.

“FJKIP Sumbar terbentuk pada Desember 2019 melalui inisiasi Komisi Informasi Sumbar, DPRD Sumbar dan akademisi, kita bekerja sesuai dengan UU Pers nomor 40 dan UU nomor 14 tahun 2008,” ujarnya.

Ia menyebut, FJKIP siap bertanggung jawab jika ada anggotanya yang menyalahi aturan mendapatkan informasi sesuai peraturan tersebut.

“Jadi, jika ada rekan wartawan khususnya dari FJKIP yang melakukan tindakan yang berlawanan dengan aturan baik UU Pers 40 atau UU 14 2008, silahkan proses secara hukum,” katanya.

Untuk saat ini, ada 14 wartawan dari media yang tergabung di FJKIP Bukittinggi. Mereka berasal dari dari MNC Grup (RCTI, Inews, Okzone, MNC dan Global TV), Metro TV, TVRI, Padang TV, Padang Ekspress, Kaba12, Covesia, Antara, Klikpositif dan Katasumbar, Suarariau, Haluan, Singgalang dan Rakyat Sumbar. (akg/rel)

Related posts