RSOMH Bukittinggi Ikut Berperan dalam Memberikan Edukasi dan Penyuluhan Protokol Kesehatan 5M

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, BUKITTINGGI – Rumah Sakit Otak Dr, Drs, M.Hatta Bukittinggi berikan edukasi dan penyuluhan bagi masyarakat rumah sakit dan masyarakat umum.

Hal ini disampaikan Sekretaris Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi rumah sakit (KPPI), Ns. Desi Emayani, S.Kep, yang didampingi Kasubbag Hukormas RSOMH Bukittinggi kepada Minangkabaunewscom di ruang kerjanya. Kamis (23/9/2021)

Read More

“Kita melihat kondisi pada saat sekarang, penerapan protokol kesehatan 5M yang memang harus kita laksanakan, dan kita selalu menyampaikan kepada masyarakat melalui edukasi atau penyuluhan untuk selalu memakai masker,” ujarnya

“Apalagi saat ini kita menganjurkan memakai masker bedah dan kita tidak lagi menganjurkan memakai masker kain, malah yang terakhir dianjurkan memakai dua lapis dan itu selalu kita anjurkan kepada masyarakat,” ulasnya.

Desi Emayani lebih lanjut mengatakan apa bila kita tidak melihat bahwasanya pengunjung yang datang kerumah sakit tidak memakai masker, atau pakai masker.

“Kita selalu menginggatkan untuk memakai masker dengan benar dan tepat,” jelas Desi.

Ia menambahkan, apabila itu di poli klinik, terkadang ada yang tidak pakai masker juga datang kerumah sakit.

“Mereka kita berikan masker, mengubah perilaku itu sulit dan butuh waktu lama,” imbuhnya.

Kemudian yang kedua yakni mencuci tangan, ini hal yang sangat penting karena tangan adalah media yang cepat menularkan Penyakit.

“Kita menganjurkan kepada masyarakat untuk rajin mencuci tangan, baik itu dengan air mengalir dan dengan handsanitizer,” terangnya.

Ketiga, yang harus kita sampaikan kepada pasien menjaga jarak, kita sudah mengatur jaga jarak itu minimal 1m sampai 1,5 m.

“Itu bisa kita laksanakan, seperti di ruangan tunggu, kita membatasi kursi tunggu, kita beri jarak, untuk mengurangi terjadinya penularan covid -19,” tuturnya.

Selanjutnya yang ke-empat, menghindari kerumunan, kita cendrung seperti ada terjadi suatu kecelakaan atau apalah itu, kita sering berkerumun dan keluar melihat orang-orang begitu rame, kemudian kita juga mengabaikan protokol kesehatan.

“Contohnya saja, kita tidak memakai masker, kita sudah pergi kesana, memakai masker ini harus kita lakukan, karena itu salah satu upaya menghindari penularan covid-19,” ucapnya.

Kemudian yang ke- lima, mengurangi mobilitas, maksudnya, keluar rumahlah, apa bila itu sangat penting, kalau tidak penting tidak usah keluar.

” Semakin sering kita keluar, kita tidak tahu lingkungan kita seperti apa? karena kondisi orang yang menderita Covid-19 bisa saja mereka tanpa gejala atau istilahnya OTG (orang tanpa gejala).

Kita berharap kesadaran bagi kita masyarakat, walaupun kita sudah dibolehkan secara pemerintah, tetapi kesadaran kita masyarakat untuk menjaga diri kita sendiri, agar meminimalkan untuk mobilisasi atau keluar dari rumah karena itu juga bermanfaat untuk kita, lingkungan kita dan keluarga kita,” jelasnya.

Sebetulnya Protokol kesehatan 5M itu adalah merobah pola pikir dan prilaku masyarakat, ini bukan hal yang gampang dengan level pendidikan yang bermacam- macam.

“Kita tidak akan pernah bosan- bosan menyampaikan dan mengingatkan kepada masyarakat pesan – pesan protokol kesehatan, sehingga diharapkan lambat laun, masyarakat akan memahami dan secara otomatis akan merobah prilaku mereka terkait kondisi pandemi saat ini,” harapnya.

Dalam kesempatan itu, Kasubbag Hukormas RSOMH Bukittinggi, Anferi Devitra, SKM, MARS juga mengatakan dari segi managementnya, setiap bagian harus mengisi aplikasi pengendalian prokes, kemudian dari promosi kesehatan atau pencegahannya.

“Kita yang pertama melakukan setiap pagi dari studio mini menyampaikan, agar setiap pengunjung rumah sakit dan semua petugas melaksanakan prokes,” ucap Devitra.

“Kemudian yang kedua, kita juga aktif di media sosial untuk melakukan himbauan vaksinasi bagi masyarakat dan juga kita membuat leaflet, poster bisa dilihat di dinding, upaya itu maksimal kita lakukan kepada masyarakat untuk mematuhi prokes kesehatan ini,” terangnya.

Related posts