Rumah Kelahiran Bung Hatta Menuju Standarisasi Nasional

MINANGKABAUNEWS.COM, BUKITTINGGI – Sesuai arah dari Tim Asosiasi Museum Indonesia Daerah (Amida) Sumbar, sistim yang diterapkan di rumah kelahiran bung Hatta harus mendekati standardisasi museum kepresidenan yang ada di Bogor.

“Karena di Bogor lingkungannya lebih luas, bangunan dan strukturnya lebih lebar dan memadai untuk dilengkapi dengan sistim museum berstandar nasional,” ujar Kabid Kebudayaan Disdikbud Kota Bukittinggi Drs Mul Akhiar kepada Minangkabaunewscom diruang kerjanya, Rabu (11/5/2022).

Read More

Mul Akhiar menjelaskan, saat ini museum
Rumah Kelahiran Bung Hatta masih Tipe C, karena kelengkapannya belum standar secara keseluruhan sebagai sebuah museum.

“Selama ini kita sudah menganggap sudah lengkap, ternyata setelah tim Amida turun, banyak yang harus dilengkapi lagi, karena itu adalah sejarah perjalanan masa lalu, intinya modernisasi belum, karena masih memakai lampu togok, ada lantera dan suluah agar terlihat seperti sediakala, semasa Bung Hatta masih mendiami rumah itu,” jelasnya.

Ia menambahkan, sistim yang diminta Amida itu baik itu secara pengamanan, literatur, kolektor dan informator harus ada standardisasinya.

“Banyak item-item yang perlu kita lengkapi kedepannya,” imbuhnya.

Pihaknya berharap kedepannya museum kelahiran rumah bung Hatta di angsur-angsur membenahi, secara implisit nilai sebuah museum rumah kelahiran Bung Hatta sekarang sudah cukup memadai.

“Kalau misalkan tidak didukung oleh APBD kita punya banyak tim koordinasi atau BUMN/BUMD yang bisa mendukung, contoh diharapkan pengunjung masuk ke dalam walaupun tidak ada masjid mereka ingin untuk shalat di rumah kelahiran bung Hatta, nanti kita persiapkan mushalla kecil ukuran 3×3 meter,” harapnya.

Mul Akhiar selanjutnya menerangkan, sistim pelayanan sekarang sudah ada tapi belum cukup, karena tenaga yang kita harapkan itu adalah orang orang yang memiliki ilmu pengetahuan yang lebih luas tentang bung Hatta termasuk masa lalunya dalam masa perjuangan.

“Kita perlu menonjolkan di situ seorang Bung Hatta itu lahir di kota Bukittinggi dalam masa sejarah itu apa yang lebih kita ungkap untuk penajaman, karena beliau seorang diplomat ulang, tokoh yang disegani dunia,” terang Mul Akhiar.

Related posts