Sastrawan Negeri Serumpun Antusias Ikuti Mustika Raya Nusantara Via Daring

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS, PADANG PANJANG — Sastrawan Nusantara mengelar Mustika Raya Nusantara yang ditaja Persatuan Penyair Malaysia yang bekerja sama dengan Komunitas Seni menggelar silaturahim melalui Aplikasi Zoom Meeting. Sabtu. (15/05/2021).

Pengarah Program Mustika Raya Nusantara, Wanca Minda mengatakan Mustika atau mestika bermaksud seseorang yang dikasihi. Dalam kontek acara Mustika Raya Nusantara, konsep berkasih- kasihan, diterjemahkan saling merapatkan tali persaudaraan antara pegiat kesenian dalam hal ini penyair nusantara. Pandemi yang melanda dunia tidak menjadi alasan untuk memutuskan silaturrahim. Acara ini disokong oleh berbagai Komunitas Seni bukan hanya dari Malaysia tetapi juga dari Indonesia, Thailand, Singapura dan Brunai Darussalam.

Read More

“Terima kasih juga kepada Komunitas Seni Kuflet Padang Panjang yang sering bersama Persatuan Penyair Malaysia melaksanakan acara rentas Nusantara dan dunia. Moga puisi mampu menyatukan kita di bawah rumpun cinta,” Paparnya.

Ihsan Ali Penyair Singapura, mengatakan Mustika Raya cukup menarik, cukup memukau saya untuk bersama-sama lagi untuk mengenal berbagai gaya berpuisi, berpantun, berdendang syair dari tokoh-tokoh sastrawan dan penyair di setiap pelosok Nusantara. “Meskipun ini dilakukan melalui Zoom Meeting tetapi keakraban benar-benar seperti bersua muka,” Tuturnya.

Zulkifli Ibrahim mengatakan, Acara ini dapat merapatkan lagi ikatan persaudaraan antara kita, meskipun melalui maya pada hari raya Aidil Fitri yang mulia pada tahun ini.

Disamping itu, kami di Patani dapat menyatakan kepada rakan se Nusantara bahawa walaupun kami berada di dalam Negara Thailand, namun kami tidak lupa kepada asal usul kami sebagai orang  berbangsa Melayu Ungkapnya Penyair Thailand tersebut.

Sulaiman Juned, Pendiri Komunitas Seni Kuflet Padang Panjang, Sumatera Barat mengatakan Rekan-rekan sastrawan di Nusantara dan bahkan Dunia walau dalam kondisi Pandemi tetap saja dapat melakukan silaturahmi, baik melalui baca puisi virtual atau dialog tentang Menghidupi kesenian dimusim Pandemi lewat Aplikasi Zoom Meeting atau media Facebook.

Hal seperti ini tentu dapat mempererat silaturahmi sesama sastrawan. Sementara Mustika Raya Nusantara hendak dapat dilaksanakan setiap tahun, setiap hari raya baik Idul Fitri maupun Idul Adha, karena ini sangat baik untuk mengeratkan persaudaraan antar bangsa-bangsa Melayu Tutur Penyair yang juga Sutradara Teater Indonesia.

Dato Prof. Rahman Shaari Presiden Persatuan Penyair Malaysia, mengatakan Mustika Raya Nusantara diharapkan menjadi wadah hubungan baik antara penyair Nusantara. Sebelum ini hubungannya karena Setiausaha Agung Penyair Wacana Minda. Hubungan antara penyair secara simbolik ialah hubungan rakyat antar Negara. Suara dan cita-cita kebersamaan antara rakyat diwakili oleh para penyair Paparnya. (Edi Fatra)

Related posts