Satgas Covid -19 Sumbar Tetapkan Zona Daerah, Begini Penjelasannya..

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS, SUMATRA BARAT – Berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke-63 pandemi covid-19 di Sumatera Barat oleh Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, maka mulai dari 23 Mei 2021 hingga 29 Mei 2021, ditetapkan zona daerah.

Berdasarkan Sumber Data: Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, zona merah risiko tinggi (Skor 0 – 1,8) yakni
Kabupaten Agam (skor 1,80),sedangkan Orange Risiko sedang dengan (Skor 1,81 – 2,40)

Read More

Kabupaten Pasaman (skor 2,38)
Kota Padang (skor 2,31)
Kabupaten Pesisir Selatan (skor 2,24)
Kabupaten Sijunjung (skor 2,18)
Kabupaten Solok (skor 2,18)
Kabupaten Padang Pariaman (skor 2,17)
Kota Sawahlunto (skor 2,15)
Kabupaten Pasaman Barat (skor 2,12)
Kabupaten Limapuluh Kota (skor 2,11)
Kabupaten Tanah Datar (skor 1,97)
Kota Padang Panjang (skor 1,96)
Kota Bukittinggi (skor 1,96)
Kota Payakumbuh (skor 1,93).

Dilaporkan juga Zona Kuning RISIKO RENDAH (Skor 2,41 – 3,0)
Kota Pariaman (skor 3,19)
Kota Solok (skor 2,47)
Kabupaten Solok Selatan (skor 2,47)
Kabupaten Dharmasraya (skor 2,43)
Kabupaten Kepulauan Mentawai (skor 2,42)

Kembali Kota Pariaman menjadi yang terbaik minggu ini dengan skor tertinggi 3,19 (sesuai indikator kesehatan masyarakat).

Dilaporkan, Sumatera Barat ZONASI HIJAU – TIDAK ADA KASUS atau
Tidak ada tercatat penambahan kasus covid-19 dalam 1 bulan terakhir dan jika ada yang positif telah sembuh seluruhnya serta tidak ada kasus meninggal 1 bulan terakhir karena semakin tinggi skor, semakin baik pengendalian penyebaran covid-19 di daerah tersebut.

Menurut data dari Dinas Kesehatan Sumbar dilaporkan. Pada Minggu ke-63 ini, kondisi pandemi covid-19 di Sumbar
Terdapat 5 (lima) daerah yang berada di zona Kuning, 13 (tigabelas) zona oranye dan 1 (satu) zona merah. Zona hijau belum ada.

Kecenderungan Positivity Rate (PR) meningkat. PR mingguan Sumbar pada minggu ke 62 adalah 9,24 (Standard WHO 5,0), meningkat dari minggu sebelumnya di 8,96.

Yang patut diwaspadai, positivity rate (PR) Sumatra Barat pada minggu ke 62 selalu berada diatas 10% / MENINGKAT
Provinsi Sumatera Barat masih berada pada ZONASI ORANYE (Resiko Sedang) dengan skor 1,91 / KASUS MENINGKAT
Sampai minggu ke 62, warga Sumbar yang telah terinfeksi Covid-19 adalah 41.916 orang.

Recovery Rate (tingkat kesembuhan) 91,18%, atau sembuh sebanyak 38.218 dari 41.916 orang yang terinfeksi. Secara keseluruhan, pada minggu ini tingkat kesembuhan meningkat/ KESEMBUHAN MENINGKAT.

Meninggal dunia akibat Covid-19, sebanyak 878 orang dari 40.111 yang terinfeksi (2,19%) / MENINGKAT
Kasus Aktif sebanyak 2.767 orang (6,60%) dari 41.916 orang / MENURUN
Rawat di RS Rujukan (hunian rumah sakit) : 613 orang (22,15%) dari 2.767 orang kasus aktif / MENINGKAT
Isolasi Mandiri : 2.033 orang (73,47%) dari 2.767 orang kasus aktif / MENURUN
Isolasi dikarantina Kab/Kota : 121 orang (4,37%) dari 2.767 kasus aktif / MENINGKAT.

Satgas Kabupaten Kota diharapkan secara rutin dan berkala melakukan razia dan penindakan pelanggaran (prokes) protokol kesehatan baik kepada perorangan maupun perusahaan dan institusi yang telah diatur dalam Perda Provinsi Sumatera Barat Nomor 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru, dan diharapkan Satgas Kabupaten Kota dapat melakukan berbagai inovasi yang berlandaskan kearifan lokal (local wisdom) dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19. Seperti adanya Nagari Tageh atau Kongsi Covid.

Related posts