Satu-Satunya di Sumbar, Baznas Padang Panjang Terima Program Zmart dari Bank Permata Syariah

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM,PADANG PANJANG – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang Panjang. Satu-satunya di Sumatra Barat (Sumbar) yang menerima program Zmart dari Bank Permata Syariah, Minggu (20/11/2022).

Program Zmart ini merupakan program dari Bank Permata Syariah dalam menyalurkan zakat yang telah diterima. Sebanyak 18 mustahik yang tersebar di setiap kelurahan di Kota Padang Panjang menerima program tersebut dengan total Rp7,5 juta.

Read More

Zmart berbentuk warung kecil yang bisa membantu perekonomian masyarakat yang membutuhkan. Sebelumnya mustahik mendaftarkan diri ke Baznas untuk mengikuti program tersebut.

Zmart hadir membantu perekonomian masyarakat.

Diresmikan Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas RI, M. Imdadun Rahmat, bersama Wakil Wali Kota Padang Panjang, Asrul, Direktur Unit Usaha Syariah PT. Bank Permata Tbk, Herwin Bustaman, Ketua Unit Pengelola Zakat Bank Permata Syariah Habibullah, dan jajaran Baznas Provinsi Sumatera Barat.

Imdadun mengatakan, Zmart telah beroperasi di 10 provinsi di Indonesia dengan 1.766 yang sudah berdiri. Tahun depan sudah direncanakan akan bertambah sebanyak 1.000 lagi, dengan capaian 2.500 pada 2023.

“Kami yakin target ini akan tercapai, karena Baznas tidak sendiri. Baznas memiliki mitra utama yaitu Bank Permata Syariah. Dalam program Zmart ini Bank Permata Syariah sudah berkontribusi di 50 unit di Sulawesi Selatan, 50 unit di Sumatera Selatan dan 18 unit di Kota Padang Panjang,” tuturnya.

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang Panjang yang begitu dekat dengan Baznas dalam mensejahterakan masyarakat dengan berbagai program. Seperti Padang Panjang Sehat, Padang Panjang Peduli, Padang Panjang Cerdas dan Padang Panjang Makmur, serta program-program lainnya seperti Zmart.

Sementara itu, Wawako Asrul, mengapresiasi Baznas Kota Padang Panjang sangat luar biasa dengan banyaknya bantuan-bantuan yang disalurkan kepada yang membutuhkan, baik itu bidang usaha, kesehatan, sekolah, UMKM dan penanggulangan bencana.

“Kami dari Pemko sangat mengapresiasi program Zmart ini. Karena membantu masyarakat yang kurang mampu dalam mengelola dan membangun usaha mikronya. Ini sebagai bukti, bahwa zakat mampu menjadi instrumen keuangan yang solutif di tengah problematika umat,” tuturnya. (Edi Fatra)

Related posts