Cegah Penularan Covid-19, 11 WBP Lapas Kelas IIA Bukittinggi Jalani Asimilasi di Rumah

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, BUKITTINGGI – Sebanyak 11 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyaraktan (Lapas) Kelas IIA Bukittinggi kembali menjalani program Asimilasi di rumah. Selasa (31/8/2021).

Kebijakan ini diambil di tengah pandemi Corona virus disease (COVID-19) sebagai pencegahan dan penanggulangan penyebaran COVID-19 dimana WBP yang memehuni yang memperoleh Asimilasi telah memenuhi syarat yang ditentukan sesuai dengan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor 24 Tahun 2021.

Read More

Kepala Seksi Binadik, Nova Herman, berpesan kepada WBP yang menjalani program Asimilasi rumah agar tetap mentaati peraturan dan mematuhi protokol kesehatan COVID-19, yakni dengan memakai masker, mencuci tangan pakai sabun/hand sanitizer, menjaga jarak/menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas/bepergian kecuali untuk keperluan sangat mendesak/urgen. .

“Kami berpesan untuk tetap mematuhi aturan dan tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum. Jaga kesehatan dan patuhi protokol kesehatan COVID-19,” pesan Nova dalam rilis pers.

Sementara itu, Kepala Lapas Bukittinggi, Marten, menyampaikan saat ini jumlah keseluruhan WBP yang menjalani program asimilasi ada 71 orang.

“Kami juga telah mempertegas kepada WBP yang mendapatkan program Asimilasi dan Integrasi harus mentaati tujuan pemerintah memberikan program tersebut karena ini merupakan upaya dalam mencegah penyebaran COVID-19, yaitu dengan tetap berada di rumah serta wajib lapor secara online. Mudah-mudahan ini dapat membantu mencegah penyebaran COVID-19 di Lapas Bukittinggi,” harap Marten.

Related posts