Indonesia Terkoneksi:Semakin Digital Semakin Maju

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, BUKITTINGGI – Dinas Komunikasi dan Informasi (Dinkominfo) seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia, khususnya Kota Bukittinggi merupakan perpanjangan tangan dari Pemerintah Pusat (Pempus).

Hal ini disampaikan Kabid. Aplikasi Informatika Dinas Kominfo Bukittinggi, Asrar Fernando saat ditemui Minangkabaunewscom di dalam ruangan Bukittinggi Command Center. Jumat (19/8/2021).

Read More

Asrar mengatakan, Dinas Kominfo ini melaksanakan tiga urusan yaitu: Urusan Pemerintahan bidang komunikasi dan Informatika, urusan persandian dan urusan statistik.

Terkait urusan yang diberikan oleh Pemerintah Pusat (Pempus) tentu ada aturan yang mengatur batasan- batasan terhadap apa-apa yang bisa dilakukan Pemerintah Daerah.

Dalam rangka upaya bersama Pemerintah menjadi Indonesia terkoneksi melalui penyediaan akses Teknologi Informasi dan Komunikasi, hingga kesiapan ekosistem digital yang merata di seluruh Indonesia.

“Untuk penyediaan infrastruktur di Kota Bukittinggi ini, kalau kita berbicara internet, mungkin Kota Bukittinggi salah satu daerah yang mungkin tidak ditemukan lagi area-area blank spot, bisa dikatakan seluruh wilayah Kota Bukittinggi ini sudah disupport oleh Jaringan 4G,” ujar Kabid.Aplikasi dan Informatika Dinas Kominfo Bukittinggi ini.

Asrar lebih lanjut mengatakan, untuk lingkungan Pemerintah sendiri, khususnya Dinas Kominfo, arahannya kepada fasilitasi terhadap kebutuhan internet bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Pemko Bukittinggi dan ditambah area publik.

“Di awal pembangunan koneksi antar OPD di Kota Bukittinggi, kita masih menggunakan media transmisi yaitu dengan Radio,” jelas pria lulusan Universitas Gunadarma ini.

“Untuk saat ini kita sudah memulai dan progresnya sudah lebih dari setengah, itu semua sudah kita modernisasi yaitu kita sudah tingkatkan, sekarang sudah memakai media Fiber Optik. Jadi dengan penguatan dari sisi infrastruktur tersebut, otomatis akan meningkatkan konektivitas yang lebih baik lagi antar SKPD di Pemko Bukittinggi,” kata pria kelahiran Bukittinggi ini lebih lanjut.

Ia menambahkan, terkait hal itu juga, ini selaras dengan visi dari misi dari Walikota Bukittinggi, Erman Safar, dimana salah satu dari visi beliau adalah menjalankan tata kelola pemerintahan ini dengan berbasis Kota pintar (Smart City)

“Dengan arahan tersebut, otomatis kita akan membuat sesuai arahan dari Walikota, bagaimana pelayanan kita terhadap masyarakat ini sudah menuju kearah teknologi informasi,” imbuh ASN lulusan formasi 2008 itu.

Nah! Dalam suatu kesempatan juga Walikota pernah menekankan, khususnya kepada Dinas Kominfo, Walikota ingin 80% tata kelola pemerintahan dan 80% di OPD ini nantinya, sudah melalui digital. Upaya-upaya untuk memenuhi visi dan misi beliau dan keinginan dari Walikota, salah satunya dengan penguatan infrastruktur itu sudah kita laksanakan.

“Sekarang kita sudah memakai fiber optik walaupun belum semua, sekitar 75% sudah terkoneksi ke masing-masing OPD dan sudah menggunakan media FO, kemudian untuk penguatan, kita juga sudah punya server sendiri, dengan kondisi sudah layak menjadi data Center bagi kita,” terang pria lulusan Pasca Sarjana Universitas Putra Indonesia ini.

Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dibeberapa OPD masyarakat sudah dapat mengurus administrasi secara online. Misalnya untuk pengurusan izin usaha, masyarakat sudah bisa memasukan permohonan secara online dan dalam prosesnya masyarakat juga bisa melakukan tracking perizinan tersebut sehingga dapat meningkatkan kepuasan dan kenyamanan kepada masyarakat.

Pihaknya juga memberikan kepada masyarakat berupa Free Wifi dibeberapa titik wisata dan area publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis.

“Kami juga ikut berperan aktif memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar bijak dalam bersosial media, bagaimana menggunakan internet yang cerdas terutama dalam menanggapi berita “hoaks”, namun dimasa Pandemi ini kita lebih fokus untuk memanfaat media sosial dan juga Website kota dalam menyampaikan berita dan edukasi kepada masyarakat” ,tutup Kabid. Aplikasi dan Informatika mengakhiri.

Related posts