MINANGKABAUNEWS.com, SEMARANG — Kabar membanggakan datang dari ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI di Semarang. Pada hari keempat perlombaan, Kafilah Sumatera Barat (Sumbar) akhirnya menorehkan tinta emas melalui cabang Seni Kaligrafi Al-Qur’an. Ari Saputra Ramadhani sukses melaju ke babak final pada golongan Kaligrafi Digital Putra, menjadi satu-satunya wakil Sumbar di cabang tersebut yang berhasil menembus babak puncak.
Perjalanan Ari tidaklah mudah. Ia harus melewati rangkaian babak penyisihan yang ketat sebelum akhirnya memastikan tempat di final. Capaian ini pun menjadi suntikan semangat tersendiri bagi seluruh anggota kafilah Sumbar yang masih berjuang di berbagai cabang dan golongan lainnya.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sumbar, Edi Dharma Syafni, tidak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, sudah ada peserta kita yang masuk final,” ujarnya dengan penuh haru, Rabu (16/9/2026). Ia berharap keberhasilan Ari dapat menjadi pemicu semangat bagi peserta lain untuk tampil maksimal.
Namun, kabar baik tidak berhenti di situ. Sejumlah peserta Sumbar juga mencatatkan prestasi membanggakan di berbagai golongan Seni Kaligrafi Al-Qur’an. M. Hafzan berhasil meraih Harapan 1 pada golongan Dekorasi Putra, disusul Rindu Annisa yang meraih Harapan 2 di golongan Kontemporer Putri, dan Sri Rahma Yul Insani yang menempati Harapan 3 pada golongan Digital Putri.
Sementara itu, sejumlah nama lain juga menunjukkan performa terbaiknya. Mukhlis (Naskah Putra) dan Indah Khairannisa (Naskah Putri) sama-sama menempati peringkat 8. Arizi Akbar berada di peringkat 12 pada golongan Kontemporer Putra, Rafiki Yandra peringkat 13 di golongan Hiasan Putra, Annisa Kurniawati peringkat 14 pada golongan Dekorasi Putri, dan Nadya Adrianti peringkat 15 di golongan Hiasan Putri.
Persaingan di cabang Seni Kaligrafi Al-Qur’an memang terbilang ketat. Setiap peserta dituntut menampilkan kemampuan terbaik dalam seni penulisan dan penggambaran ayat-ayat Al-Qur’an, sesuai dengan karakteristik serta kaidah masing-masing golongan. Meski demikian, kafilah Sumbar terus menunjukkan taringnya.
Di hari yang sama, perjuangan kafilah Sumbar juga berlanjut di sejumlah cabang lainnya. Lima peserta kembali tampil di babak penyisihan, yakni Rissa Fatmi, Rafa Aldiano, Shafira Fisabilil Haq, Sibghatul Rahman, dan Fithri Mardhiyyah.
Rissa Fatmi tampil pada cabang Tilawah Dewasa Putri di Lapangan Simpang Lima Kota Semarang. Rafa Aldiano mengikuti cabang Hafalan 1 Juz dan Tilawah Putra di Rumah Dinas Wali Kota Semarang. Shafira Fisabilil Haq berlaga di cabang Hafalan 10 Juz Putri di Auditorium Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah. Sibghatul Rahman mengikuti cabang Tafsir Bahasa Arab Putra di Aula Wahana Graha Dishub Provinsi Jawa Tengah, sedangkan Fithri Mardhiyyah tampil pada cabang Tafsir Bahasa Indonesia Putri.
Kepala Bagian Bina Mental dan Spiritual Setdaprov Sumbar, Marwansyah, memastikan seluruh peserta terus mengikuti jadwal perlombaan sesuai cabang masing-masing. Ia pun berpesan agar para peserta menjaga konsentrasi dan memberikan kemampuan terbaik selama tampil di arena.
Edi menambahkan, dukungan terus mengalir kepada seluruh kafilah Sumbar yang berlaga di MTQN XXXI. Menurutnya, setiap penampilan adalah kesempatan berharga untuk menunjukkan hasil persiapan sekaligus membawa nama baik Sumatera Barat di kancah nasional.
“Yang paling penting seluruh peserta tetap fokus, menjaga kekompakan, dan memberikan kemampuan terbaik. Kita terus memberikan dukungan agar perjuangan kafilah Sumbar berjalan maksimal hingga seluruh rangkaian MTQN selesai,” pungkasnya.
MTQ Nasional XXXI sendiri berlangsung di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada 13–19 September 2026. Ajang bergengsi ini diikuti oleh kafilah dari 38 provinsi, dengan perlombaan yang digelar di sejumlah arena tersebar di wilayah Kota Semarang. (adpsb/bud)







