Sembuh 27 Oarang, Kasus Covid-19 di Agam Terus Menurun

  • Whatsapp
Ilustrasi Covid-19. (Foto/dok istimewa)

MINANGAKABAUNEWS, AGAM – Dari data Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) penyebaran Covid-19 telah menginfeksi sebanyak 7.717 orang. Selain itu, hari ini Kamis, (16/9/2021) telah terjadi penambahan lagi sebanyak 4 orang terkomfirmasi positif terpapar.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, dr. Hendri Rusdian mengatakan, dari data yang tercatat, penyebaran virus corona di Kabupaten Agam akhir-akhir ini mulai melandai.

Read More

“Akhir-akhir ini jumlah kasus harian semakin berkurang, sementara angka kesembuhan terus menunjukkan tren perbaikan,” ucapnya.

Selain terjadi penambahan 4 kasus baru, jumlah pasien sembuh juga bertambah sebanyak 27 orang, sehingga total angka kesembuhan menjadi 7.342 kasus. Kondisi ini membuat kasus aktif menyusut jadi 169 kasus dan jumlah kematian akibat Covid-19 tetap di angka 206 kasus.

“Kita sangat bersyukur, tidak ada penambahan pasien Covid-19 asal Agam meninggal dunia hari ini. Untuk kasus aktif masih tersisa 2,18 persen lagi,” katanya.

Kabar baik ini menurutnya, menunjukkan bahwa pandemi bisa ditangani, bahkan berakhir. Ia meyakini Kabupaten Agam akan bisa terbebas dari ancaman virus tersebut jika tetap di jalur penanganan seperti sekarang.

Kuncinya katanya lagi, protokol kesehatan tidak boleh berhenti dilakukan sekalipun vaksinasi terus banyak diberikan ke masyarakat. Selain itu, tentu saja upaya vaksinasi yang merata di semua wilayah perlu dicapai sesegera mungkin.

“Jadi jangan lengah,tetap disiplin dalam hidup berdampingan dengan virus ini sampai herd immunity tercapai di tanah air, khususnya Kabupaten Agam,” ujarnya.

Ditambahkan, 4 kasus positif baru disumbang wilayah Kecamatan Tanjungraya, Banuhampu, Ampekangkek dan Baso masing-masing 1 kasus.

Sementara angka kesembuhan tersebar di enam kecamatan. Yakni, 11 warga dari IV Angkek, 4 warga di Lubukbasung, 5 warga Tilatangkamang, masing-masing 2 warga Banuhampu dan Ampeknagari serta 1 warga dari Canduang.

“Untuk 169 pasien yang masih menjalani isolasi, 14 orang dirawat di rumah sakit dan 155 orang karantina mandiri dengan pemantauan intens petugas kesehatan,” tutupnya. (JNS)

Related posts