Seorang Wartawan di Tanah Datar Dipolisikan, Begini Kronologisnya

  • Whatsapp
Ilustrasi wartawan (Foto: Dok. Istimewa

MINANGKABAUNEWS.COM, TANAH DATAR — Terkait dengan pemberitaan tentang pembangunan sebuah proyek perbaikan irigasi di Bandar Bulakan, Nagari Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, Sumbar beberapa hari lalu yang lalu, mengakibatkan seorang wartawan yang menulis berita tersebut dilaporkan ke polisi.

Kapolsek Lima Kaum Iptu Fitrianto melalui Kanit Reskrim Bripka Indra Fardi, Jumat (17/9/2021) membenarkan adanya laporan tersebut.

“Benar ada laporan pengaduan atas nama Rice Ramadhani panggilan Dani (34), Jenis Kelamin Laki-laki, Suku Minang, Pekerjaan Swasta, yang berlamat Jorong Tiga Tumpuk Nagari Lima Kaum Kec. Lima Kaum Kab. Tanah Datar.

“Yang dilaporkan Bonar Surya Winata panggilan Bonar (46), Minang, Wartawan, beralamat di Jorong Babusalam, Nagari Pasie Laweh Kecamatan Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar,” tambahnya.

“Dalam perkara dugaan tindak pidana penghinaan yang diketahui terjadi pada hari Sabtu tanggal 11 September 2021 sekira pukul 17.00 Wib di Jorong Tiga Tumpuk, Nagari Lima Kaum Kec. Lima Kaum Kab. Tanah Datar. Waktu pelaporan pada hari Selasa tanggal 14 September 2021 sekira pukul 09.00 Wib,” ucap Kanit Reskrim.

Bonar Surya Winata yang menulis tentang proyek perbaikan irigasi Bandar Bulakan di Nagari Sungai Tarab itu menyampaikan, ia menulis sesuai dengan kode etik jurnalistik.

“Bagi saya apa yang saya tulis sebagai jurnalis sudah melalui prosedur cek and balance serta konfirmasi jadi persoalannya di mana? Sebagai seorang jurnalis/Wartawan itu dilindungi oleh undang-Undang Pers dalam bab II pasal 4 jelas dinyatakan,” tutur Bonar yang juga ketua Pekat IB Tanah Datar itu.

“Kita tidak akan mundur setapak pun, karena ini sudah merongrong kebebasan pers yang tertuang dalam undang-undang pers,” ujarnya.

“Pers merupakan lembaga independen, yang bergerak di bidang sosial control, demi lancarnya pembangunan dan juga memperjuangkan hak-hak orang banyak, yang mana sesuai dengan semboyan KWRI Pers Bermartabat, Rakyat Berdaulat,” jelasnya.

Hingga berita ini ditayangkan belum ada tanggapan dari pihak pelapor saat dikonfirmasi melalui pesan SMS maupun pesan WhatsApps. (Pede)

Related posts