MINANGKABAUNEWS.COM, SOLOK SELATAN – Ketidakhadiran beberapa orang ASN dalam Inspeksi Mendadak (Sidak) Bupati Solok Selatan ke Dinas Pertanian , Selasa (12/10/2021), membuat orang nomor satu di kabupaten tersebut langsung mengecek ketidakhadiran ASN tersebut melalui handphone.
“Ibu sedang dimana? Ikut kegiatan apa? Berapa orang yang ikut?,” tanya Bupati rinci kepada salah seorang Kepala Bidang yang sedang dinas mengikuti pelatihan di Kecamatan KPGD.
Bupati yang hadir lengkap bersama Wakil Bupati, Sekdakab, Plt. Kepala BKPSDM, dan sejumlah kepala OPD tersebut, juga mengabsensi langsung kehadiran satu persatu ASN lainnya. Bagi yang tidak hadir karena dinas luar, cuti atau sakit, diminta langsung melengkapi administrasinya.
Dalam arahannya, Bupati mengatakan bahwa saat ini berdasarkan berbagai penilaian, Solok Selatan harus terus meningkatkan pelayanannya.
“Persoalan pelayanan publik, administrasi, dan aspek lainnya, posisi kita Solok Selatan masih kurang baik dibanding lainnya. Untuk itu kita minta semua aparatur, untuk lebih giat dan lebih ikhlas lagi dalam bekerja,” ujar Bupati.
Terkait disiplin, ia mengingatkan agar para aparatur, termasuk para pimpinan di berbagai OPD untuk tidak mencoba-coba melindungi bawahannya yang tidak disiplin.
“Jangan pernah coba-coba, ASN yang melindungi rekan-rekannya yang lain tidak disiplin. Jika terbukti, sanksinya akan lebih berat lagi bagi ASN yang melindungi tersebut,” tegasnya.
Bupati menilai bahwa selama lima bulan lebih ia menjabat bersama Wabup, ia melihat ASN pada dasarnya adalah orang-orang baik.
“Tinggal bagaimana perlunya peningkatan pengawasannya, agar aparatur bertugas sebaik-baiknya,” ujarnya. (rls)