Simak! Inilah Tips dari Kadis Pariwisata Sumbar agar Desa Wisata Menarik dan Berkembang

  • Whatsapp
pelatihan pengelolaan desa wisata bagi 40 desa wisata di Hotel Kawana Padang, Senin, (13/12)

MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG — Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar menggelar pelatihan pengelolaan desa wisata bagi 40 desa wisata di Hotel Kawana Padang, Senin, (13/12/2021).

Kasi Hubungan Kelembagaan Dinas Pariwisata Sumbar, Febriadi mengatakan tujuan dari pelatihan adalah untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi dan kemampuan pengelolah desa wisata.
Kegiatan ini dilakukan selama tiga hari 13-15 Desmber 2021. Hari ketiga kunjungan ke desa wisata Kampung Sumpu Kabupaten Tanah datar.

Read More

“Kita menfasilitasi desa wisata untuk berkembang di mana saat ini ada 231 yang sudah terdaftar di Jadesta, lima diantaranya menjadi model desa wisata terbaik di Sumbar. Dan ada 273 pokdarwis di Sumbar,” tutur Kadis Pariwisata Sumbar, Novrial saat membuka pelatihan pengelolaan desa wisata di Padang.

“Pariwisata masa depan adalah transisi dari wisata massal menuju wisata altenatif dan wisata pedesaan, di mana orang datang tidak hanya mencari obyeknya tetapi dengan tema yang menarik,” tuturnya. Contohnya orang akan melihat prosesi adat Panglipuran tidak lagi melihat obyek wisatanya. Pokdarwis terbaik tahun 2020 adalah Kapalo Banda Tarang karena transparansinya.

Prinsip pengembangan desa wisata, kata Novrial, harus memberi nilai manfaat secara ekonomi kepada masyarakat, selain itu masyarakat bisa terlibat secara aktif dalam aktivitas di desa wisata dan tetap menjaga nilai-nilai, norma, keseharian dan budaya yang berlaku di masyarakat setempat. “Angkat potensi desa wisata dengan daya tarik yang ada,” tuturnya.

Selain itu, lanjut dia, kaum milenial juga harus dilibatkan dalam aktivitas pariwisata yang tetap mempertahankan budaya atau kearifan lokal, sehingga regenerasi tetap berlanjut dan bisa beradaptasi serta berkolaborasi dengan hal-hal yang baru dengan konten kreator yang menarik.

Pihaknya optimistis melalui desa wisata, geliat ekonomi akan bertumbuh sehingga berujung pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat dari hasil kunjungan wisatawan serta aktivitas ekonomi kreatifnya.

Novrial mengharapkan pengelolah desa wisata melengkapi berkas administrasinya dan memperkuat daya tarik dengan tema dan spesifik serta tingkatkan aktivitas ekonominya dengan paket wisata.

Kemudian desa wisata harus memiliki branding yang kuat dan dibarengi digital marketing yang mumpuni serta mengajak kaum milenial dengan konten kreator yang menarik.

Related posts