Solok Selatan Terima DAK Pendidikan Rp 45,48 Miliar di 2022

  • Whatsapp
Ketua DPRD Solok Selatan, Zigo Rolanda
Ketua DPRD Solok Selatan, Zigo Rolanda

MINANGKABAUNEWS.COM, SOLOK SELATAN – Kabupaten Solok Selatan menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk bidang pendidikan senilai Rp 45,48 miliar pada 2022 ini. Jumlah tersebut naik signifikan dibandingkan dengan DAK yang diterima pada 2021 lalu yang sebesar Rp 23,28 miliar.

Ketua DPRD Solok Selatan, Zigo Rolanda mengatakan nilai tersebut menjadi nilai DAK terbesar yang diterima dibanding dengan kabupaten/kota lainnya di Sumatera Barat. DAK yang diterima ini ditujukan untuk memperbaiki mutu pendidikan yang ada di Solok Selatan.

Read More

“Solok Selatan mendapatkan DAK terbesar di Sumatera Barat tahun ini untuk memperbaiki mutu pendidikan di Solok Selatan,” kata Zigo ketika pembagian seragam gratis untuk peserta didik baru se-Kecamatan Sangir Balai Janggo di SMP N 8 Solok Selatan, Rabu (9/11/2022).

Zigo mengatakan DPRD hadir di tengah masyarakat untuk memastikan pemerintah memberikan mutu pendidikan yang terus membaik.

“Pada hari ini sama-sama kita lihat bagaimana pemerataan guru, termasuk ke daerah terisolir dan tidak ada lagi kita dengar sekolah tertentu tidak ada guru. Ini untuk meningkatkan mutu sekolah. Kalau infrastruktur diperbaiki tapi tanpa perbaikan dan pemerataan guru tetap tidak akan bisa,” kata Zigo.

Perbaikan yang terus menerus ini, kata Zigo, membutuhkan kerja sama saling bahu-membahu dan saling mengawasi dari seluruh pihak.

“Dengan terjadi transformasi teknologi yang terjadi saat ini tidak bisa dilakukan tanpa pendidikan. Makanya wali murid kalau tidak ada uang jangan putus sekolah, sudah ada program pemerintah daerah dan baznas untuk membantu. Bagaimana anak muda dan generasi penerus ini tidak putus sekolah,” tandasnya.

Adapun nilai Rp 45,48 miliar tersebut merupakan DAK fisik yang diberikan dalam tiga sub bidang pada Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Solok Selatan.

Perinciannya, sub bidang SD menerima nilai terbesar yakni mencapai Rp 24,96 miliar, lalu sub bidang SMP menerima Rp 19,49 miliar dan sub bidang PAUD senilai Rp 1,02 miliar. (rls)

Related posts