Sopir Truk di Limapuluh Kota Kedapatan Mencuri 1.5 Ton Sawit Milik PTP Nusantara

  • Whatsapp
pencuri sawit
DA, 38 tahun, pelaku pencurian 1,5 ton sawit milik PTP Nusantara VI setelah diamankan polisi, Kamis (10/6) kemarin. (Foto : Aking Romi Yunanda)

MINANGKABAUNEWS, LIMAPULUH KOTA – Seorang pria berinisial DA, 38 tahun, terpaksa berurusan dengan aparat kepolisian karena ditenggarai nekat mencuri buah sawit milik perusahaan PTP Nusantara VI di Jorong Lubuak Ameh, Nagari Gunuang Malintang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (10/6).

Sebelum ditangkap polisi, lelaki yang sehari-hari bekerja sopir truk dan merupakan warga setempat ini, sempat dilaporkan pihak pengelola perusahaan PTP Nusantara. Ia dilaporkan lantaran kedapatan oleh petugas keamanan perusahaan, membawa sekitar 1,5 ton sawit dari areal perkebunan PTP Nusantara VI menggunakan mobil truk.

Read More

“Kita memperoleh informasi dari laporan pihak PTP Nusantara dan langsung koordinasi dengan Polsek Pangkalan, untuk mengamankan pelaku ke lokasi,” kata Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Trisno Eko Santoso melalui Kasat Reskrim, AKP Mulyadi, dalam keterangan persnya, Jumat (11/6).

Kasat Reskrim menjelaskan, Penangkapan terhadap tersangka DA dilakukan berdasarkan Laporan Polisi (LP) bernomor LP/B/60/VI/2021/SPKT/Polres 50 Kota/Polda Sumbar tanggal 10 Juni 2021.

“Tersangka ditangkap setelah sebelumnya diamankan oleh pihak keamanan PTP Nusantara VI. Setelah dilakukan pemerikaan oleh Unit I Pidum, kemudian tersangka langsung kita gelandang ke Mapolres,” ungkap Kasatreskrim AKP Mulyadi.

Awalnya, DA diamankan pihak PTP Nusantara pada Kamis (10/6) sekira pukul 04.30 WIB. Dalam menjalankan aksinya, DA, diketahui hanya seorang diri. Dia diduga sudah mengenal wilayah di areal perkebunan sawit milik PTP Nusantara, karena ia adalah warga setempat.

Selain mengamankan DA, berdasarkan pengakuannya, polisi pun kemudian mengamankan barang bukti, yakni 1.530 Kilogram buah sawit. Termasuk 1 unit mobil merek Mitsubishi jenis Colt Diesel warna kuning bernomor Polisi, BA 9877 CU.

Kepolisian memastikan tersangka akan menjalankan proses hukum lebih lanjut akibat aksi pencurian yang dilakukannya. DA, dikatakan, bakal dijerat pidana karena melanggar Pasal 363 ayat (1) angka ke 4 UU KUHP.

“Tersangka kini sudah mendekam di sel tahanan Mapolres Limapuluh Kota untuk pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut, berikut bersama barang bukti,” imbuh AKP Mulyadi. (akg)

Related posts