Sumbar Resmi Punya SPKLU Center Pertama! Mobil Dinas Wajib Listrik, Ada Diskon Spesial Pula?

MINANGKABAUNEWS.com, PADANG — Sumatera Barat (Sumbar) kini resmi menancapkan taringnya di era transportasi hijau! Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, baru saja meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center pertama di Bumi Minangkabau.
Kehadiran fasilitas canggih ini menandai babak baru percepatan transisi energi bersih demi mewujudkan mimpi besar daerah sebagai Green Province.

Peresmian yang berlangsung di Kantor Pelayanan PLN SBU Regional Sumatera Bagian Tengah ini bukan sekadar seremoni biasa. Di balik langkah tersebut, tersimpan ambisi besar Sumbar untuk memimpin revolusi kendaraan listrik di Pulau Sumatera.

Langkah Nyata Menuju Green Province
Komitmen Pemprov Sumbar dalam memburu energi bersih tak perlu diragukan lagi. Selain kendaraan listrik, pemanfaatan energi surya, panas bumi, dan tenaga air terus digenjot. Hebatnya, keseriusan ini bahkan mendapat pengakuan dunia internasional dengan masuknya dukungan dana dari Norwegia senilai 3,5 juta dolar AS serta kolaborasi bersama lembaga asal Jerman, KfW.

Gubernur Mahyeldi menegaskan, pemerintah daerah tidak mau sekadar wacana. Kebijakan tegas telah diketok: setiap penggantian kendaraan dinas pemerintah wajib menggunakan kendaraan listrik. Langkah ini diharapkan menjadi teladan nyata bagi masyarakat luas untuk segera beralih ke energi ramah lingkungan.

Tak tanggung-tanggung dalam memanjakan warga, SPKLU Center perdana ini langsung dilengkapi dengan lima unit ultra fast charging berkapasitas masing-masing 120 kW, dengan total kapasitas mencapai 600 kW! Pengguna kendaraan listrik kini bisa mengisi daya dengan jauh lebih cepat dan bebas cemas.

Merayakan momentum ini sekaligus menyambut Hari Jadi ke-81 Provinsi Sumatera Barat, PT PLN (Persero) turut memberikan kejutan manis. Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadany Ghana Akmalaputri, mengumumkan program diskon 50 persen untuk pemasangan baru dan tambah daya listrik khusus di wilayah Sumatera Barat selama dua minggu ke depan.

Ruang Tumbuh Masih Sangat Luas
Dari sudut pandang infrastruktur, Kementerian ESDM memberikan lampu hijau yang sangat menggembirakan.

Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Strategis Kementerian ESDM, Andriah Feby Misna, mengungkapkan bahwa populasi kendaraan listrik di Sumbar terus menunjukkan tren positif.
* Jumlah SPKLU: Sudah ada 102 unit di Sumbar (sekitar 90 unit di antaranya dioperasikan oleh PLN).
* Rasio Ideal: Saat ini 1 SPKLU di Sumbar melayani sekitar 6 kendaraan. Angka ini jauh di bawah standar ideal nasional yakni 1 SPKLU untuk 17 kendaraan.
* Populasi Kendaraan: Hingga Agustus 2026, tercatat sudah ada lebih dari 580 kendaraan listrik yang lalu-lalang di jalanan Sumbar.
“Artinya, peluang untuk memperbanyak kendaraan listrik di Sumatera Barat masih cukup luas,” jelas Andriah.

Dengan dukungan infrastruktur kelas atas, regulasi pemerintah yang pro-lingkungan, hingga banjir diskon dari PLN, era baru mobilitas hijau di Sumatera Barat kini resmi dimulai. Siap ikut ambil bagian?

Pos terkait