MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG – Belum selesai dengan pemulihan Bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor, Warga Padang kini keluhkan sumber air yang makin mengering.
Ditemui pada saat Distribusi Air Bersih PMI, Minggu (18/1), Mairani salah seorang warga Pila Tarok, RT 01 RW 09, Kec. Kuranji, Padang mengatakan pasca bencana sumber air bersih warga rusak dan sumur serta aliran sungai mengering. “Semua kering, sumur kami sedalam 8 meter pun sekarang kering. Jadi untuk mandi, cuci baju, bersih-bersih lainnya kami susah” ujar Mairani.
Sebelum bantuan air bersih datang lanjutnya, Mairani dan warga lainnya hanya mengandalkan air hujan untuk memenuhi kebutuhan air bersih. “Kami buat saluran dan tampungan air hujannya. Lalu kami manfaatkan bersama-sama untuk mencuci dan lainnya” terangnya.
Memenuhi permintaan masyarakat yang semakin meningkat, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Barat mengerahkan seluruh armada Truk Tangki Air Bersihnya untuk mendistribusikan air bersih kepada warga yang terdampak.
“Beberapa hari ini, kami mendistribusikan air ke 3 sampai 6 titik lokasi dalam sehari” ucap Rizki salah satu petugas Distribusi Air Bersih PMI.
Berbeda dengan hari-hari biasanya, Rizki mengaku rute distribusi kali ini bertambah 2 kali lipat, dimana sebelumnya masing-masing tim hanya bertugas mendistribusikan air bersih maksimal 3 titik lokasi terdampak setiap harinya.
“Kami selalu siap membantu masyarakat, asalkan ketersediaan air cukup” imbuh Rizki
Pimpinan Operasi TDB PMI Provinsi Sumatera Barat, Hidayatul Irwan, menyampaikan bahwa kegiatan pendistribusian air bersih ini akan terus dilakukan selama masyarakat masih membutuhkan bantuan.
“Distribusi air bersih ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen PMI untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi dengan baik,” terang Hidayat.
Tim distribusi air bersih PMI Provinsi Sumatera Barat, jelas Hidayat, akan terus berupaya memberikan pelayanan sebaik mungkin agar kebutuhan air bersih masyarakat terpenuhi. “Jika ada masyarakat yang masih belum mendapatkan bantuan distribusi air bersih, silahkan laporkan ke PMI setempat” tutupnya. (Tirman/Humas PMI)






