Surau Jadi Pusat Pendidikan Modern? Inilah Langkah Nyata MTI Padang Dukung “Smart Surau”

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.com, PADANG — Majelis Taklim Indonesia (MTI) Kota Padang memasuki babak baru dalam penguatan pendidikan berbasis komunitas. Melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ketiga yang digelar pada Sabtu (31/01/2026), organisasi keagamaan ini mengukuhkan komitmennya untuk mengubah surau bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pendidikan yang cerdas dan relevan di era digital.

Rakerda yang berlangsung bertepatan dengan 12 Sya’ban 1447 Hijriah ini mengusung tema strategis: “Penguatan Peran MTI Kota Padang dalam Mewujudkan Smart Surau sebagai Pusat Pendidikan”. Agenda utamanya adalah evaluasi, konsolidasi, dan perancangan program yang menjadikan majelis taklim dan surau sebagai jantung pembinaan umat—tempat yang tidak hanya menanamkan nilai agama, tetapi juga membangun karakter dan kecakapan hidup.

Acara dibuka dengan laporan dari panitia Musyawarah Daerah yang disampaikan Erma Yutati, SE. Ia memaparkan bahwa rapat kerja ini dirancang untuk menghasilkan keputusan kongkrit dan program berdampak langsung bagi kemajuan masyarakat Padang.

Ketua MTI Kota Padang, Dr. Hj. Rosniati Hakim, M.Ag, dalam sambutannya menekankan bahwa majelis taklim harus menjadi ruang dakwah yang menyejukkan, mencerahkan, dan mempersatukan. “Inovasi dan kolaborasi adalah kunci. Mari kita hidupkan kembali surau dengan pendekatan yang cerdas agar relevan bagi semua generasi,” serunya.

Dukungan juga datang dari pemerintah setempat. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang yang diwakili Almi Efendi, S.IQ., S.Th.I., menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan program-program MTI, terutama yang sejalan dengan penguatan pendidikan agama dan moderasi.

Sementara itu, Wali Kota Padang yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Ir. Syahrial Kamat, secara resmi membuka rangkaian kegiatan. “Surau dan majelis taklim adalah fondasi penting dalam membentuk manusia yang tidak hanya beriman, tapi juga berakhlak dan kompetitif. Kami mendukung penuh terwujudnya Smart Surau sebagai episentrum pendidikan masyarakat,” tegasnya.

Dengan ditutupnya Rakerda III ini, MTI Kota Padang bertekad melangkah lebih maju. Harapannya, lahir program kerja yang terarah, kreatif, dan berkelanjutan—menjadikan surau sebagai mercusuar pendidikan dan peradaban Islam yang menyinari seluruh Kota Padang.

Related posts