Tanya Kenapa, Menjadi Wanita Tidaklah Mudah

Wanita
Ilustrasi (Foto: Dok. Istimewa)

Oleh : Lezia Maharani

Menjadi seorang wanita memang kodrat, memiliki perasaan yang lemah lembut, tidak mudah menyerah, sensitif, dan cenderung lebih mudah menangis dari pada pria. Namun siapa bilang seorang wanita tidak bisa bersikap berani dan tegas saat sedang berada pada suatu kondisi tertentu.

Read More

Bahkan, beberapa wanita di luar sana menunjukkan bahwa bukan sekedar emansipasi mendapatkan pendidikan, namun mereka juga memiliki porsi yang sama dengan laki-laki untuk mencoba sesuatu hal.

Apalagi dalam keluarga sebagai wanita terakhir yang sedang mengalami masa pubertas, pada saat inilah masa yang harus mengikuti segala aturan dari saudara laki-laki dan orang tua.

Sebenarnya saat wanita menjadi dewasa tidak perlu dengan adanya aturan-aturan lain itu hanya akan membuat mereka merasa terkekang atau tidak bebas dengan banyaknya aturan-aturan yang tidak disukai, tetapi ketika menjadi dewasa tidak segala hal positif yang akan merubahnya dengan adanya perubahan mulai dari pertumbuhan tubuh, perubahan pada payudara, perubahan suasana hati anak akan cenderung naik turun dalam waktu yang tak bisa ditentukan.

Perubahan hati yang tidak dapat dijelaskan, tingkat percaya diri yang rendah, agresi dan depresi, tumbuh rambut atau bulu halus, dan terjadi perubahan kulit dan rambut. Tidak hanya itu saja dan masih banyak lagi, terlihat sangat tidak adil saat saudara laki-laki bebas memilih dan melakukan apa yang dia mau, sedangkan wanita ering kali gagal dalam melakukan sesuatu harus dalam perizinan saudara laki-laki atau persetujuan orang tua.

Tapi, orang tua yang memiliki anak wanita lebih banyak memperhitungkan segala yang anaknya lakukan, padahal banyak hal yang dipercayai tapi rasa cemas dan takut semakin tinggi terhadap segala hal yang akan dilakukan oleh anaknya, termasuk dalam hal memilih pertemananpun akan selalu di perhatikan.

Wajar jika orang tua ikut campur dalam memilih pertemanan anaknya karena dalam siklus pertemanan tidak semua berdampak positif bahkan berbagai macam bentuk pertemanan mulai dari berteman yang hanya memanfaatkan keadaan, berteman yang hanya datang di saat butuh, berteman karena rasa bosan dan apalagi berteman dengan lawan jenis.

Bohong jika seorang wanita bersahabat dengan lelaki tanpa ada rasa di antara keduanya, apalagi berteman karena ada rasa nafsu, hal ini sangat banyak ditemukan saat berkenalan melalui sosial media yang berawal dari sebuah chat, berbincang-bincang tentang banyak hal, kemudian munculah rasa cinta, yang cinta itu merupakan perasaan yang berbeda dari rasa-rasa manusia lain.

Satu rasa dikategorikan sebagai cinta bila memenuhi tiga komponen, yaitu intimigasi gairah dan komitmen, Sementara gairah lebih mengarah ke romansa, ketertarikan fisik, dan praktik seksual.

Bicara tentang komitmen, komitmen sendiri mencangkup hal-hal yang mampu membuat cinta tersebut bertahan dalam waktu yang lama, jatuh cinta pada pandangan pertama berelasi kuat dengan akar-akar mitos yang terinternalisasi dalam jiwa-jiwa manusia.

Seseorang akan membuat dirimu merasa nyaman dan percaya bahwa dia benar-benar orang yang terbaik, kemudian bertemulah di sebuah tempat di mana setelah itu merasa sangat nyaman dengan seseorang yang baru saja dia kenal yang membuatnya menjadi seorang wanita yang paling bahagia di dunia.

Tanpa disadari otaknya telah diracuni oleh pasangannya, dengan meminta sesuatu yang layaknya pasangan suami istri, karena rasa sayang yang terlalu dalam maka wanita tersebut mengikuti segala keinginan pasangannya.

Hal ini sangat merugikan pihak wanita, maka tidak heran jika orang tua ikut campur tentang dunia pertemanan anak perempuannya, anak zaman sekarang sangat sulit mencari yang mana benar-benar teman, jangan dilihat dari kesenangan berteman saja, tetapi kenali seseorang lebih dalam lagi, apakah dia pantas untuk dijadikan teman?>

Setiap wanita cenderung memiliki perasaan yang sangat sensitif, meski memiliki banyak teman yang bisa diajak tertawa bersama, hangout bersama, belajar bersama, tetapi tidak beberapa yang dapat untuk mencurahkan hati, tidak mudah untuk mencari tempat ternyaman untuk mencurahkan isi hati.

Wanita akan cenderung memilih kepada siapa ia harus bercerita, Kita sebagai wanita harus memilih yang terbaik menurut kita, dan jangan pernah dengerin kata-kata orang, karena dirimu sendiri yang tau mana yang terbaik menurutmu, dan dirimu sendiri yang akan menjalaninya.

Apakah kamu tau? saat wanita terdiam, di waktu itu juga ada jutaan hal yang sedang ia fikirkan, Seorang wanita dikatakan tangguh saat dirinya tetap sabar meskipun merasa terbebani.

Hal yang paling istimewa ketika menjadi seorang wanita adalah ketika ia menjadi seorang ibu, menjadi seorang ibu adalah proses belajar yang tak pernah usai mulai dari Kehamilan, berjuang selama 9 bulan tidaklah mudah, segala rasa sakit selalu dirasakan, tanpa rasa lelah akan membuahkan hasil yang sempurna yaitu dengan lahirnya si buah hati ke dunia, sebagai seorang ibu, akan ada banyak hal yang perlu diperhatikan dalam proses tumbuh kembang anak, termasuk saat si kecil mulai memasuki masa pubertas.

Maka bagi kalian para lelaki jangan sekali-kali untuk menyakiti perasaan wanita, lelaki juga tidak akan bisa hidup tanpa adanya wanita lalu buat apa menyakiti hati wanita, karena menjadi seorang wanita tidaklah mudah, sangat banyak hal yang harus diperhatikan dan dipertanggung jawabkan. (*)

/* Penulis adalah Mahasiswi Universitas Andalas

Related posts