Tingkatkan Minat Wisatawan Datang Ke Sumbar, DPRD Sumbar dan Dinas Pariwisata Terus Intensifkan Bimtek Sadar Wisata

  • Whatsapp
Bimtek sadar wisata sub kegiatan peningkatan peran serta masyarakat dalam pengembangan kemitraan pariwisata di Hotel Grand Zuri Padang, Senin, (6/12)

MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG — Dinas pariwisata Provinsi Sumbar kembali menggelar bimtek sadar wisata sub kegiatan peningkatan peran serta masyarakat dalam pengembangan kemitraan pariwisata bagi 100 pelaku pariwisata dari Kota Padang di Hotel Grand Zuri Padang, Senin, (6/12/2021).

Kepala Dinas Patiwisata Provinsi Sumbar, Novrial mengatakan mengatakan masyarakat yang sadar dan bertanggung jawab serta mendorong peran aktif masyarakat lainnya dapat mendukung upaya terwujudnya sadar wisata dan sapta pesona.

Read More

“Saat berperan sebagai tuan rumah bagi wisatawan, masyarakat harus bisa menerima tamu dengan baik dan memberikan pelayanan yang prima dan execelent,” ujarnya.

Novrial berharap penerapan konsep sapta pesona yaitu aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah tamah, dan kenangan di suatu destinasi wisata dapat menumbuhkan semangat dan meningkatkan minat wisatawan baik lokal, nasional, maupun mancanegara untuk mengunjungi objek wisata tersebut.

Dirinya juga berharap setelah mengikuti kegiatan sosialisasi ini pengelola destinasi wisata dan kelompok sadar wisata dapat memberikan pelayanan dan pengalaman sesuai dengan konsep sadar wisata dan sapta pesona.

“Komen wisatawan tentang Sumbar: Kotor mahal, urang ramah dan kurang menarik. Maka perlu disesuaikan dengan 7 sapta pesona. Segmen pasar tahun 2020 wisman 10874 dan winus 8.041.868,” tuturnya.

Adapun tantangan dan peluang market share berkualitas melalui rute dan intensitas enerbngan, daya tarik unggulan dan kalemder event pariwista, kemudian market share wisman minta khusus, selain itu tantangan cakupan pasar wisata halal dari wisnus.

Dia mengharapkan para pelaku pariwisata tingkat kreativitas dn inovasi.

Wakil Ketua DPRD Sumbar, Indra Datuak Rajo Lelo mengatakan tujuan akhir dari bimbingan teknis itu adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dia berharap setelah kegiatan itu akan ada dampak positif terhadap peningkatan pengelolaan wisata di nagari.

“Pariwisata bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata tetapi juga butuh peran serta masyarakat,” tuturnya.

Dia menyampaikan selain bimtek sadar wisata tahun depan kita laksanakan studi tiru ke obyek wisata di Kota Bandung.

 

Related posts