Traking Pasien Positif Covid-19, Tim Gugus Tugas Polsek Sikakap Hadapi Situasi Sulit

  • Whatsapp

MENTAWAI – Suka Duka perjalanan Tim Satgas Covid 19 Kecamatan Pagai Selatan melakukan Tracking dan pengecekan terhadap salah satu warga Dusun Mapoupou Desa Makalo yang positif covid19 atas nama Eldawati Saogo cukup terasa. Ia positif dari hasil Swab tes yang dikeluarkan Laboratorium Unand Padang beberapa waktu lalu.

Sekira pukul 07.00 wib pada Selasa (25/05/2021) saat akan melaksanakan apel pagi Waka Polsek Sikakap IPDA Januar mendapat telpon dari Camat Pagai Selatan Andar Sabelau yang memberitahukan bahwa ada salah seorang warga Mapuopuo dinyatakan Positif Covid19.

Read More

Setelah mendapat telpon Waka Polsek Sikakap lansung berkoordinasi dengan Danramil Sikakap Kapten Inf. Putra Damanik dan sekaligus memberitahukan kepada Kapolsek Sikakap AKP Tirto Edhi.

“Dan dari hasil koordinasi tersebut didapat kata sepakat untuk turun ke Mapoupou bersama Tim Nakes dari Puskesmas Malakopa yang di pimpin oleh Tartius Sakoikoi dan didampinggi oleh Dr Josuha”, ujar Waka Polsek Sikakap IPDA Januar, Rabu (26/05/2021).

Dengan mempergunkan Long Boat milik Puskesmas Malakopa sekira pukul 10.00 wib kami berangkat menuju Dusun Mapoupou, didampingi juga oleh anggota Unit intelkam Bripda Paulus Riky Surirui, anggota Samapta Bripda Edo serta Babinsa Sertu Havid, ungkap Kapolsek IPDA Januar.

Sebelum menuju Mapoupou kami mampir dulu di Pusat Desa di Makalo untuk menyinggahi Camat beserta rombonganya yang mana perjalanan dari Sikakap menuju Makalo lebih kurang 1,5 jam dengan cuaca sedikit bergelombang, cerita Waka Polsek.

Setelah sampai di Makalo tim melanjutkan perjalanan menuju muara Dusun Mapoupou, perjalan memakan waktu 1,5 jam, sampai dimuara melanjutkan perjalan menyusuri sungai yang saat itu pasang lagi surut dan tidak bisa dilewati oleh long boat, sehingga kami melanjutkan perjalanan dengan pompong selama 45 menit.

Sesampai di Dusun Mapoupou kami disambut oleh warga dan anak anak yang cukup ramai, namun kami sayangkan warga yang dinyatakan positif tidak berada di tempat dan menurut warga dia melarikan diri ke ladang karna takut aknt di karantina oleh Tim Gugus Tugas, terang Waka Polsek.

“Saat itu kami berkoordinasi dengan Kepala Dusun untuk mencari pasien positif, setelah dibujuk oleh Kadus akhirnya yang bersangkutan mau menemui Satgas dan setelah mendapat penjelasan dari Waka Polsek dan Danramil pasien mau untuk melakukan swab.

Dikatakan IPDA Januar pasien tidak boleh berinteraksi dengan warga lainya dan harus tetap di rumah, serta kebutuhan di tanggung oleh pemerintah Desa Makalo dan setiap hari di pantau oleh Bidan Desa.

Karena sudah banyak berintraksi dengan warga lainya terpaksa di lakukan Swab tes terhadap 15 orang yang kontak erat dengan pasien.

Demi memutus mata rantai Covid-19, tim Gugus Tugas Pagai Selatan tak pantang menyerah walau perjalanan sangat melelahkan di tambah akses yang begitu sulit ke lokasi demi kesehatan masyarakat. (Tirman)

Related posts