Tumbuhkan Budaya Sadar Risiko, Kominfo Padang Lakukan Bimtek Manajemen Risiko Keamanan Informasi

  • Whatsapp
bimbingan tekhnis manajemen resiko keamanan informasi di lingkungan pemerintah Kota Padang, di Hotel Grand Zuri Padang, Selasa, (23/11)

MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG — Pemko Padang melalui dinas komunikasi dan Informasi menggelar bimbingan tekhnis manajemen risiko keamanan informasi bagi 52 OPD di lingkungan pemerintah Kota Padang, di Hotel Grand Zuri Padang, Selasa, (23/11/2021).

Asisten III Pemko Padang Didi Riyadi menuturkan, bahwa kondisi pandemi Covid-19 mendorong instansi pemerintah untuk mempercepat penerapan SPBE. “Ketika kita menerapkan SPBE, kita wajib menakar risiko yang akan muncul, apakah risiko tersebut dalam kategori high risk, medium risk, atau low risk. Integrasi sistem menjadi sebuah keniscayaan,” tutur Didi Riyadi mewakili Sekda Kota Padang

Read More

Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) merupakan penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan kepada penggunanya. Penerapan SPBE diharapkan dapat memperbaiki tata kelola pemerintahan sehingga bisa mencapai efisiensi, integrasi, dan berbagi pakai. Lanjutnya, dalam SPBE Kota Padang sudah berada dilevel Kota MAJU tinggal selangkah lagi menuju Kota Digital.

Menurutnya, penerapan SNI Sistem Manajemen Keamanan Informasi bisa melengkapi pelaksanaan SPBE dalam rangka mendukung good corporate government yang bersih, tansparan, dan akuntabel.

“Memang tidak ada sistem kemanan yang sempurna namun setidaknya resiko kebocoran informasi bisa diminimalisir,” tegasnya.

Dijelaskan bahwa penerapan Manajemen Risiko SPBE bertujuan untuk memberikan dasar yang kuat dalam perencanaan dan pengambilan keputusan, meningkatkan optimalisasi pemanfaatan sumber daya SPBE, meningkatkan kepatuhan kepada peraturan dalam penerapan SPBE, dan menciptakan budaya sadar Risiko SPBE bagi pegawai ASN.

Penerapan Manajemen Risiko SPBE bertujuan untuk memberikan dasar yang kuat dalam perencanaan dan pengambilan keputusan, meningkatkan optimalisasi pemanfaatan sumber daya SPBE, meningkatkan kepatuhan kepada peraturan dalam penerapan SPBE, dan menciptakan budaya sadar Risiko SPBE bagi pegawai ASN.

Kadis Kominfo Padang, Rudi Rinaldi mengatakan Kita sudah membentuk tim khusus menajemen risiko untuk mengawasi 59 website dan 61 aplikasi yang berada di lingkungan pemko Padang. Tim ini bekerja 24 jam mengawasi para hacker.

Keamanan informasi merupakan hal penting dalam penyelenggaraan layanan. Dengan semakin meningkatnya risiko dan insiden keamanan informasi dalam penyelenggaraan sistem elektronik, upaya pengamanan terhadap sistem elektronik yang memiliki data dan informasi strategis dan penting wajib segera dilakukan.

Keamanan informasi yang handal, akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan sistem elektronik untuk pelayanan publik. Sehubungan dengan hal tersebut, perlu dilakukan Bimtek Manajemen Risiko Keamanan Informasi Dilingkungan Pemko Padang tahun 2021 agar peserta memiliki kapasitas dalam melakukan mitigasi resiko terhadap aspek kebutuhan keamanan informasi yaitu : Confidentiality (kerahasiaan), Integrity (integritas), dan Availability (ketersediaan).

“Minimalisir risiko menjadi sangat urgent mengingat pentingnya sistem pengamanan informasi di era pelayanan digital ini,” ujar Kadis Kominfo Padang Rudi Rinaldi.

Adapun narasumber yakni.Nurman Yohan Sopanji,S.ST,MT dan Ikrima Galuh Nasucha, Str.TP dari Badan Siber dan Sandi Negara.

Related posts