UMKM Perlu Dilindungi Agar Bisa Bersaing di Era Pasar Bebas

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS, SOLOK – Saat ini banyak pelaku usaha yang tidak memiliki legalitas dalam berbagai produk yan dihasilkannya. Dengan tidak adanya legalitas tersebut, produk yang dihasilkan oleh UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) tidak terlindungi dengan baik.

Sehingga ketika produk UMKM tersebut dilepas ketengah masyarakat, ada kecenderungan menimbulkan keraguan dan kebimbangan terhadap produk UMKM tersebut terkait berbagai hal. Diantaranya segi kualitas, kehalalan serta higienies dari produk tersebut.

Read More

Legalitas sebuah produk dan usaha merupakan standar yang harus dipenuhi oleh UMKM. UMKM dituntut memenuhi syarat tersebut agar bisa bersaing di era pasar bebas. Syarat bisa bersaing di era pasar bebas yaitu adanya legalitas sebuah produk maupun usaha.

Hal ini disampaikan Wakil Walikota Solok Ramadhani Kirana Putra saat sosialisasi perizinan legalitas produk, Kamis (1/9/2022), di Mami Hotel Kota Solok.

Ditekankan Wawako, semua pelaku usaha dan hasil produk UMKM harus segera memiliki legalitas produknya. Ini dilakukan agar setia produk yang dihasilkan dan usaha yang dijalani mendapatkan perlindungan secara hukum.

“Dengan sosialisasi ini diharapkan akan tumbuh kepekaan dan kesadaran bagi UMKM dalam mengurus legalitas produk dan usahanya, agar dapat bersaing di pasar bebas,” ujar Wawako.

Menurut Wawako, pelaku UMKM bukan hanya berfungsi untuk menopang ekonomi keluarga semata, tapi juga menopang ekonomi masyarakat, daerah, bahkan negara.

Jika UMKM ini hidup dan berkembang dengan baik, sektor strategis nasional akan lebih baik karena ditopang oleh pertumbuhan UMKM yang baik dan memiliki legalitas.

“Dalam kenyataannya, sektor ini yang banyak mendapat masalah dan perlu dukungan dan perhatian serius dari semua pihak. UMKM ini perlu mendapatkan perlindungan khusus dalam menghadap pasar bebas, terutama dalam legalitasnya,” kata Dhani.

Related posts