UN Diganti dengan Asesmen Nasional, MTsN 1 Kota Pariamam Adakan Lokakarya dan Latih Guru Siapkan Soal Asesmen

  • Whatsapp
Nur Eliwati, Kepala MTsN 1 Kota Pariaman , sedang di wawancarai oleh peliput MCP terkait kegiatan Lokakarya yang dilaksanakannya

MINANGKABAUNEWS.COM, PARIAMAN – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim resmi menghapus Ujian Nasional (UN) mulai tahun ini (2021) menjadi Asesmen Nasional (AN). Penghapusan UN menjadi AN bertujuan untuk mendorong perbaikan mutu pembelajaran dan hasil belajar peserta didik.

Menurut Nadiem, perubahan mendasar pada AN adalah tidak lagi mengevaluasi capaian peserta didik secara individu, akan tetapi mengevaluasi dan memetakan sistem pendidikan berupa input, proses, dan hasil.

Read More

Terkait dengan hal tersebut MTsN 1 Kota Pariaman melakukan kegiatan lokakarya MTsN 1 Kota Pariaman TP.2021/2022┬ádi ruang belajar siswa MTsN 1 Kota Pariaman, Senin (5/7/2021), dengan mengusung tema “Melalui Lokakarya Kita Tingkatkan Kompetensi Dan Profesionalitas Pendidik DanTenaga Kependidikan Dalam Mewujudkan Madrasah Mandiri Dan Berprestasi”.

Acara Lokakarya tersebut dibuka oleh Walikota Pariaman Genius Umar, yang diwakili oleh Asisten II Setdako Pariaman Sumiramis, dan juga dihadiri oleh Kakanmenag Kota Pariaman Miswan, dan Kabag Kesra Syamsuardi.

Kepala MTsN 1 Kota Pariaman Nur Eliwati menyatakan, dalam wawancaranya, kegiatan Lokakarya yang mereka adakan itu dalam rangka menghadapi Tahun Ajaran Baru 2021/2022.

“Kegiatan ini adalah agenda rutin yang kami adakan setiap tahunnya dalam rangka menghadapi tahun ajaran baru. Kegiatan ini kami adakan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalitas guru dengan bermacam-macam materi”, sebutnya.

Nur Eliwati menjelaskan, dengan digantinya Ujian Nasional Menjadi Asesmen Nasional, maka guru-guru MTsn ini mulai dilatih untuk membuat soal-soal asesment, bagaimana cara membuat soal yang baik dan bagus sehingga bisa dimengerti oleh siswa-siswi.

Kegiatan lokakarya ini diikuti oleh 70 orang peserta didik, yang mana 65 orang berasal dari  MTsn 1 Kota Pariaman, dan 5 orang peserta berasal dari MTsN Al Jamaliyah Kota Pariaman.

Nur Eliwati berharap, dengan adanya lokakarya tersebut, dapat meningkatkan kompetensi para guru, kemampuan guru, dan keterampilan guru, dalam mempersiapkan pembelajaran, sehingga terciptanya mutu, yaitu Madrasah bermutu, pembelajaran yang bermutu, dan siswa bermutu, sehingga tercipta kualitas siswa yang bermutu selesai mereka menamatkan pendidikan mereka disini. (Rls/aji)

Related posts