Urgensi Keberadaan Website Pondok Pesantren

  • Whatsapp

Oleh: ADMI NAZRA , Departemen Matematika dan Sains Data, FMIPA, Universitas Andalas, Padang

Beberapa tahun terakhir ini antusiame masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di pondok pesantren (Ponpes) semakin tinggi tidak terkecuali masyarakat Sumatera Barat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pondok pesantren di Sumatra Barat (Sumbar) pada 2022 sebanyak 335. Jumlah ini meningkat dibanding 2021 yang hanya 330 pondok pesantren. Sedangkan jumlah santri pondok pesantren di Sumbar pada 2022 adalah 70.054 orang. Jumlah ini juga meningkat dibandingkan dengan 2021 lalu yaitu 54.154 orang.

Tingginya minat orang tua untuk mengirimkan anaknya menempuh pendidikan di Ponpes karena didorong oleh beberapa faktor berikut; a) Relevansi Nilai Keagamaan: masyarakat menunjukkan antusiasme karena pondok pesantren dianggap sebagai lembaga pendidikan yang dapat memberikan pendalaman nilai-nilai keagamaan kepada anak-anak mereka, b) Harapan Pendidikan Berkualitas: orang tua memiliki harapan bahwa pendidikan di pondok pesantren tidak hanya mencakup aspek keagamaan, tetapi juga memberikan pendidikan berkualitas secara holistic, c) Visi dan Tujuan Pondok Pesantren: antusiasme masyarakat juga dipengaruhi oleh visi dan tujuan pondok pesantren, yang sering kali menawarkan pendidikan yang mencakup pengembangan karakter dan kepribadian.

Disisi lain Belajar di pondok pesantren di era digital memiliki keunggulan yang cukup signifikan, seperti: a) Relevansi dengan Era Digital: Pondok pesantren menghadirkan pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan era digital, memastikan peserta didik dapat memanfaatkan teknologi dengan baik (M.A Haris),  b) Kemudahan Akses Informasi: Dengan integrasi teknologi, pesantren memfasilitasi akses mudah terhadap informasi dan pembelajaran online, mendukung kebutuhan pendidikan di era digital (Republika, May 2023), c) Transformasi Pembelajaran: Pondok pesantren menjalani transformasi pembelajaran di era digital, memungkinkan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan adaptif (Y. Yasmin, 2020), d) Pendidikan Generasi Milenial: Pondok pesantren mendidik generasi milenial dengan metode dan media pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan pendidikan masa kini (D. Hikmah, 2022).

Dari uraian diatas, agar masyarakat luas dapat mengetahui keunggulan yang ada di suatu ponpes maka salah satu sarana untuk itu adalah dengan menyediakan dan mengembangkan website resmi suatu Ponpes. Keberadaan website resmi suatu Pondok Pesantren memberikan berbagai manfaat, antara lain; a) Pemasyarakatan Informasi: Website memungkinkan pesantren untuk menampilkan profil, program, dan informasi resmi. Ini memudahkan masyarakat untuk mengakses informasi penting tentang pesantren (Muslim Solo), b) Media Informasi Resmi: Website menjadi media resmi untuk menyampaikan informasi terkait pesantren. Hal ini membantu dalam menjaga kredibilitas dan keakuratan informasi yang disampaikan (Muslim Solo), c) Pendaftaran Online: Pesantren dapat memanfaatkan website untuk memfasilitasi pendaftaran online, memudahkan calon santri untuk mendaftar secara efisien (pontren.com), d) Publikasi Jurnal: Website mempermudah publikasi jurnal pesantren, memungkinkan akses mudah dan pencarian kapan saja (intanweb.com), e) Komunikasi Intens: Kemudahan dalam mendapatkan informasi dan komunikasi intens melalui website dapat mengarahkan seseorang untuk lebih mengenal tentang pesantren (A. P Hadi, dkk, 2020), f) Pelatihan Pengelolaan: Website memberikan kemudahan dalam mengelola pesantren, termasuk pelatihan untuk pengelolaan website guna memastikan efektivitas penggunaannya (M. I. Pramana  dkk).

Terkait dengan keberadaan website dari masing-masing Ponpes yang ada di Sumatera Barat, tidak ditemukan data berapa ponpes yang sudah memiliki website. Dari penelusuran penulis, masih terdapat beberapa ponpes yang belum memiliki website, salah satunya adalah Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Kapau yang berada di Kenagarian Kapau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Oleh karena itu, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat, Departemen Matematika dan Sains Data, Fakultas MIPA, Universitas Andalas, yang terdiri dari dosen dan mahasiswa, menginisiasi pembuatan dan pengembangan website resmi Pondok Pesantren MTI Kapau ini. Alhamdulillah dengan bantuan Hibah Pengabdian Kepada Masyarakat, Fakultas MIPA, UNAND tahun 2023, sudah terwujud website MTI Kapau https://mtikapau.ponpes.id/ . Tim juga sudah mengadakan pelatihan kepada admin web MTI Kapau untuk mengisi web tersebut. Walaupun fitur maupun konten masih belum optimal, namun secara bertahap web ini akan terus dikembangkan, sehingga harapannya MTI Kapau akan dapat menginformasikan dan mempromosikan ponpes serta masyarakat luas akan semakin mengenal Ponpes MTI Kapau ini. Mudah-mudahan dengan keberadaan website ini, jumlah calon santri akan semakin meningkat dan kualitas lulusannya juga akan semakin bermutu. (***)


Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Minangkabaunews.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Related posts