Urgensi Kebersamaan dalam Memajukan Daerah

Ketum MUI Sumbar, Buya Dr. Gusrizal Dt. Palimo Basa (Foto: Dok. Istimewa)

Oleh: Buya Dr Gusrizal Gazahar Dt. Palimo Basa, Ketum MUI Sumbar

Kita sepakat bahwa membangun Sumbar haruslah dengan kebersamaan. Leadership tentu mutlak dibutuhkan untuk mengelola dan mengarahkan potensi yang ada agar bisa membawa dampak positif. Pemimpin pencitraan sebenarnya menunjukkan kelemahan dalam berkarya. Pemimpin yang penuh dengan ide dan punya kemampuan untuk mewujudkannya di lapangan, akan tercitrakan oleh karya dan kinerjanya.

Read More

Dalam konsep Islam, pemimpin tidak cukup hanya “shâlih” tapi juga “mushlih”.
Sahabat Nabi saw yang bernama Abu Dzar ra ditolak oleh Nabi ketika minta diberikan amanah. Nabi saw mengatakan bahwa Abu Dzar ra “lemah”. Tentu bukan lemah dalam perkara keshalihan.
Ketika Nabi Yusuf as meminta agar pemimpin mesir mempercayakan perbendaharaan negara kepadanya, Nabi Yusuf as tidak mengemukakan keshalihannya tapi kemampuannya untuk melakukan ishlâh. Ada dalam ayat 55 surat Yusuf. Wallahu a’lam.

Penulis adalah Ketum MUI Sumbar yang juga penggerak dan Pelopor Gerakan Buya Baliak Basurau

Related posts