Vaksinasi Merdeka Percepat Terciptannya Kekebalan Komunal untuk Menahan Laju Penyebaran Covid-19

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, BUKITTINGGI – Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara, bersama Forkopimda Kota Bukittinggi Sumatera Barat meninjau Vaksinasi Merdeka di Mesjid Jamik Tigo Baleh Bukittinggi, Selasa (7/9/2021). Kegiatan tersebut dilaksanakan dua hari mulai Senin 6 hingga 7 September 2021.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres dan Forkopimda menyapa langsung masyarakat dan pelajar yang melaksanakan vaksinasi merdeka di rumah Ibadah Mesjid Jamik tersebut.

Read More

Terkait kegiatan itu, AKBP Dody, mengatakan, Vaksinasi Merdeka ini merupakan strategi yang dilakukan TNI-Polri terkait dengan akselerasi atau percepatan terciptanya kekebalan komunal.

“Vaksinasi Merdeka pada hari ini melibatkan rumah ibadah Mesjid Jamik Tigo Baleh Bukittinggi, dengan sasaran masyarakat umum, lansia, jamaah, santri, dan pelajar,” terangnya dalam rilis pers.

Selain vaksinasi, Kapolres mengungkapkan bahwa kegiatan itu juga menyalurkan bantuan sosial (bansos) dari Kapolres Bukittinggi, kepada warga yang paling terdampak perekonomiannya akibat Pandemi Covid-19 ini.

Dody menekankan, TNI, Polri bakal terus menggandeng seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan vaksinasi 100 persen di lingkungan masyarakat hingga dosis kedua.

Menurutnya, hal itu merupakan wujud implementasi dari langkah-langkah dan kebijakan extraordinary yang diambil oleh Pemerintah demi keselamatan masyarakat sebagaimana asas Salus Populi Suprema Lex Esto.

“Untuk menahan laju penyebaran Covid-19, Polri terus berupaya melakukan akselerasi vaksinasi nasional melalui berbagai macam strategi vaksinasi termasuk strategi vaksinasi dengan melibatkan komunitas-komunitas seperti yang kami lakukan saat ini,” tutur Kapolres.

Dalam kesempatan ini, AKBP Dody menjelaskan, vaksinasi merdeka yang merangkul tokoh-tokoh agama dan santri diharapkan dapat membangun keyakinan kepada keluarga, tetangga, teman-teman, dan komunitas di lingkungannya. Sehingga masyarakat tidak ragu-ragu dalam mengikuti program vaksinasi ini.

“Selain itu, pelaksanaan program vaksinasi di rumah ibadah juga bertujuan untuk revitalisasi rumah ibadah sebagai fungsi sosial. Rumah ibadah pada hakekatnya memiliki fungsi membimbing perilaku jamaahnya dalam tatanan kehidupan sosial termasuk dalam pencegahan penularan Covid-19,” jelasnya.

Dody lebih lanjut juga memaparkan bahwa, tingginya tingkat capaian vaksinasi merupakan modal dasar dalam hidup berdampingan dengan Covid-19, yaitu bagaimana perekonomian dapat tumbuh. Namun Covid-19 tidak kembali melonjak.

“Tentunya hal ini disertai dengan kepatuhan terhadap protokol kesehatan (Prokes) mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Dengan demikian, tujuan Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045 dapat terwujud,” tutup Kapolres Bukittinggi ini mengakhiri.

Related posts