MINANGKABAUNEWS.com, PADANG — Ada yang menarik dari Pemerintah Kota Padang di awal April 2026 ini. Bukan sekadar rako biasa, Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, terlihat begitu serius membawa misi khusus ke ibu kota. Ia tak datang sendirian, melainkan didampingi langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan, Ances Kurniawan.
Kedatangan mereka ke Jakarta, tepatnya di Redtop Hotel & Convention Center, pada 7-8 April 2026, bukan untuk acara seremonial semata. Mereka sengaja “jemput bola” menghadiri Rapat Koordinasi Tahun 2026 yang digelar oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan RI.
Dalam rakor bertema “Harmonisasi Kebijakan Pemenuhan SDM Transportasi untuk Penguatan Kinerja Pemerintah Daerah” itu, Maigus tak hanya duduk manis mendengarkan arahan. Ia justru aktif melobi. Targetnya ambisius: membawa pulang program pembibitan taruna dan kerja sama pendidikan vokasi bidang transportasi untuk Kota Padang.
“Kami ingin SDM di bidang darat, laut, udara, hingga perkeretaapian di Padang terjamin kualitasnya. Makanya, kita minta sinergi pusat-daerah diperkuat,” ujar Maigus usai pembukaan rakor, Rabu (8/4).
Ia menjelaskan, keikutsertaan Pemko Padang adalah bentuk komitmen serius. Bukan sekadar menggugurkan tugas, tapi benar-benar ingin meningkatkan pelayanan publik lewat transportasi yang mumpuni. “Kami siap mendukung semua program pengembangan SDM dari Kemenhub. Termasuk program pembibitan taruna,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BPSDMP Kemenhub, Suharto, yang membuka acara tersebut mengapresiasi semangat jemput bola daerah. Ia menyebut rakor ini penting untuk menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah. Para peserta tak hanya dapat teori, tapi juga coaching clinic menyusun dokumen kerja sama dengan Kemenhub. Bahkan, narasumber dari Kemendagri dan Kementerian PANRB turut dihadirkan agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar aplikatif.
Dengan langkah berani ini, bukan tak mungkin Kota Padang segera memiliki pusat pendidikan taruna perhubungan sendiri. Targetnya? Menciptakan sistem transportasi yang andal, berdaya saing, dan berkelanjutan. Apakah Padang akan segera melahirkan calon pilot, masinis, atau nakhoda masa depan? Kita tunggu aksi nyata selanjutnya.
