Wako Erman Safar Pimpin Apel Bersama dengan Terapkan Prokes

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, BUKITTINGGI – Segenap aparatur Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi mengikuti apel bersama yang dipimpin langsung oleh Walikota Bukittinggi. Apel bersama dilaksanakan di Lapangan Wirabraja Bukittinggi dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid- 19 yang ketat. Senin (28/6/2021).

Walikota Bukittinggi, Erman Safar menegaskan, Pemko Bukittinggi lewat aparaturnya harus bergerak cepat mengatasi dampak pandemi Covid-19.

Read More

“Perlu meningkatkan komunikasi dan interaksi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam upaya mengakselerasikan program dan kegiatan pemerintah demi kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Pada tahun 2022 nanti, Wako Erman memperkirakan kegiatan-kegiatan fisik (infrastruktur) tidak akan sebanyak tahun-tahun sebelumnya. Oleh karena itu butuh inovasi dan konsep yang jelas bagaimana nilai produktivitas dari setiap anggaran lebih tinggi dari sebelumnya.

“Poin yang paling penting adalah bagaimana program-program kita ini mampu menyelesaikan masalah pendidikan, kesehatan dan masalah perekonomian masyarakat,” terangnya dalam press release.

Ia menambahkan, aparatur Pemko Bukittinggi harus menjadi contoh bagi masyarakat. Salah satunya dengan mengikuti program vaksinasi Covid-19 dalam upaya mengendalikan pandemi.

Seiring dengan meningkatnya kembali jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia, Pemerintah Pusat melaksanakan program vaksinasi massal bekerja sama dengan Pemerintah Propinsi, Pemko, serta Kepolisian dan TNI.

“Sebagai aparatur Pemko Bukittinggi, kita harus mendukung dan mengikuti program Pemerintah. Itu semua demi keutuhan NKRI dan kepentingan rakyat Indonesia. Sebelum kita mengajak masyarakat vaksinasi, kita duluan yang ikut vaksinasi,” imbuh Wako Bukittinggi ini.

“Tidak ada alasan untuk tidak vaksinasi, kecuali alasan kesehatan. Itupun harus pihak dokter yang menyatakan. Kalau tidak kita yang memulai tidak mungkin rasanya kita bisa mengajak masyarakat untuk mengikuti program vaksinansi Covid-19,” tutup Erman mengakhiri.

Related posts