Wako Solok : Jaga Netralitas KORPRI

MINANGKABAUNEWS, SOLOK – KORPRI harus menjaga netralitas dan berkomitmen untuk kepentingan bangsa dan negara.

KORPRI jangan menjadi organisasi yang didalamnya terdapat beragam kepentingan yang merugikan KORPRI, bangsa, dan negara.

Read More

KORPRI tidak boleh terkotak-kotak dan terlibat kepentingan politik praktis, serta bebas dari kepentingan politik manapun maupun organisasi manapun, kecuali kepentingan bangsa dan negara.

KORPRI harus berdiri dengan kokoh diatas kaki sendiri, menjadi abdi negara yang loyal dan bekerja dengan fokus seusai aturan serta tupoksi masing-masing.

Demikian kata Walikota Solok Zul Elfian Umar saat upacara peringatan HUT ke 51 KORPRI, Selasa (29/11/2022), di lantai II Balaikota Solok.

Ditegaskan Wako, ditengah konstelasi politik yang mulai meninggi menjelang pemilu tahun 2024, Pemerintah Daerah Kota Solok menekankan KORPRI untuk disiplin, bertanggungjawab, dan berorientasi kerja dan pengabdian.

“Tinggalkan kebiasaan dan pola lama, mental priayi, mental minta dilayani, minta dihormati, minta dimuliakan, merasa lebih baik karena abdi negara” pesan Wako.

“Ego central harus ditinggalkan, mental penguasa harus dibuang, mental koruptif jangan dibudayakan, jangan terpaku pada formalitas semata, semua ini jangan lagi dibawa dalam tugas sebagai abdi negara” tekan Wako.

Seusai upacara, Wako serahkan penghargaan Satya Lencana, penyerahan simbolis pembayaran manfaat THT dan pensiunan, Penilaian OPD Terbaik, Sekolah Adiwiyata, dan penyematan secara simbolis penggantian tanda jabatan lurah terbaru.

Related posts