Wako Solok Zul Elfian Umar : Tidak Sanggup, Angkat Tangan dan Keluar

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS, SOLOK – Entah karena geram atau sudah muak melihat OPD lelet dan sering tidak nyambung dengan tugas serta tanggungjawab yang dibebankan pada OPD bersangkutan, Walikota Solok dengan keras meminta setiap pimpinan OPD untuk keluar atau angkat tangan tanda menyerah.

Hal ini disampaikan Walikota Solok Zul Elfian Umar saat memimpin rapat koordinasi bersama Wakil Walikota Solok Ramadhani Kirana Putra dan Sekda Kota Solok Syaiful, A, dan pimpinan OPD, Kamis (26/8/2021) diruangan rapat Walikota Solok.

Read More

Ditekankan Wako, tugas dan tanggungjawab yang diberikan merupakan sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap OPD. Dan tanggungjawab tersebut harus berjalan sesuai tenggat waktu yang ditetapkan.

“Jika kepala OPD tidak sanggup atau tidak mampu boleh angkat tangan dan keluar dari barisan. Jangan paksakan diri jika memang kemampuan terbatas dan tidak kuat berlari dan menanjak. Sebagai pelayanan rakyat kita harus bergerak cepat dan jangan biarkan setiap persoalan tidak jelas ujungnya,” tegasnya.

Lebih lanjut Wako mengumpamakan permainan sepakbola. Dalam permainan sepakbola ada yang keseleo, kram, dan capek, atau terkena akumulasi kartu. Dalam kondisi ini pemain bisa angkat tangan, menyerah dan keluar.

“Jika ada diantara pimpinan OPD maupun jajaranya yang keseleo, kram, dan capek, akan kita istirahatkan dan ganti dengan pemain yang lebih segar,” tekanya

Related posts