Wali Nagari Lansek Kodok Antoni : Kegiatan Fisik Penting Diarahkan Untuk Kegiatan Masyarakat

  • Whatsapp
Wali Nagari Lansek Kodok Antoni.

MINANGKABAUNEWS.COM, PASAMAN — Setelah sepi di tahun anggaran 2020 karena Pandemi Covid 19, Pada tahun anggaran 2021 kegiatan fisik di nagari Lansek Kodok Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman sudah kembali menggeliat, kendati harus diakui intensitas kegiatan masih jauh dibawah ketika Covid 19 belum melanda dunia ini.

Tapi menurut Wali Nagari Lansek Kodok Antoni, S.Pd sejumlah kegiatan fisik di nagari yang dipimpinnya ditahun anggaran 2021 ini lebih diarahkan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Read More

“Karena bukan saja masyarakat nagari Lansek Kodok, secara nasional pandemi Covid 19 masyarakat memberi dampak yang luas bagi perekonomian masyarakat” kata Antoni,Selasa, (7/9/2021).

Boleh jadi menurut Antoni masyarakat Lansel Kodok belum terkonfirmasi Covid 19, tapi harus diakui cukup banyak masyarakat yang terdampak oleh pandemi terutama disegi ekonomi.

“Yang paling merasakan tentu masyarakat yang masih hidup dibawah garis kemiskinan,” tambahnya.

Kendati pemerintah sudah meluncurkan stimulus seperti BLT, menurut Antoni, belum mampu menjawab keseluruhan persoalan masyarkat yang terkait
dampak ekonomi dari pandemi Covid 19. “Perlu langkah strategis lain agar masyarakat tidak semakin terpuruk oleh pandemi Covid-19 entah kapan berakhirnya,” ungkap Antoni.

Makannya menurut Antoni, sesuai arahan pemerintah yang lebih tinggi pihak pemerintahan nagari Lansek Kodok pada tahun anggaran 2021 ini melaksanakan sejumlah kegiatan fisik yang diarahkan untuk melibatkan sebanyak mungkin masyarakat dalam proses pelaksanaannya. Dengan cara ini diharapkan perekonomian masyarakat akan ikut terbantu.

Dijelaskan, semua kegiatan fisik di nagari Lansek Kodok ditahun anggaran 2021 dilakukan dengam sistem Padat Karya Tunai, yaitu melibatkan sebanyak mungkin masyarakat tidak mampu dilokasi pelaksanaan kegiatan sebagai pekerja

“Upah sebagai pekerja kan cukup untuk membantu perekonomian masyakat ditengah kondisi yang sulit belakangan ini,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, imbuh Antoni perencanaan kegiatan fisik juga dengan melibatkan peran serta semua elemen masyarakat, yang prosesnya mulai dilakukan dari musyawarah tingkat jorong sampai musrenbang. “Sasarannya agar keberadaan proyek fisik yang kita bangun memberi dampak yang luas bagi masyarakat terutama segi ekonomi”, ungkapnya.

Dijelaskan Antoni,ditahun anggaran 2021 ini di nagari Lansek Kodok dilaksanakan sejumlah kegiatan fisik, seperti membangun jalan usaha tani, drainase dan lainnya, yang dananya bersumber dari Anggarana Desa Nagari Lansek Kodok (ADD) tahun anggaran 2021 dan juga dilaksanakan sejumlah kegiatan fisik yang dananya bersumber dari Pokir anggota DPRD Kab. Pasaman, maupun anggota DPRD Provinsi Sumbar. (Verdi)

Related posts