Walikota Bukittinggi Buka Secara Resmi Kegiatan Alek Nagari Khatam Al- Qur’an ke- 41 MDTA Al- Manaar

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, BUKITTINGGI – Walikota Bukittinggi, Erman Safar, membuka secara resmi kegiatan Alek Nagari Khatam Al-Quran ke-41 MDTA Al Manaar di Masjid Muslimin, Puhun Pintu Kabun, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Minggu (5/9/2021).

Alek Nagari yang mengkhatam 37 orang anak kemenakan Kurai tersebut dihadiri sebagian besar Niniak Mamak Kurai di Mandiangin.

Read More

Dalam sambutannya, Wako Bukittinggi, Erman Safar mengatakan zaman dulu anak kemenakan di Minangkabau sudah dibekali ilmu agama sejak dini, bahkan ada yang melanjutkan pendidikan agama sampai ke tanah suci Mekah.

“Sama-sama kita ketahui, sudah banyak anak kecil Minangkabau di usia belasan tahun zaman dulunya sudah pergi merantau mencari ilmu agama hingga ke Tanah Suci Mekah,” ujar Erman dalam rilis pers.

Oleh karena itu, Wako Erman Safar meminta penyelenggaraan alek nagari ini harus dipertahankan demi keberlanjutan pendidikan agama generasi penerus bangsa ke depan. Utamanya, agar seluruh anak kemenakan Kurai Bukittinggi memiliki ilmu agama sejak dini.

“Selamat atas terselenggaranya Alek Nagari Khatam Al Quran ke-41 MDTA Al Manaar, Masjid Muslimin Puhun Pintu Kabun ini. Generasi masa depan harus kita pupuk dengan pendidikan agama sejak dini,” jelas Wako.

Sementara, Camat Mandiangin Koto Selayan, Mihandrik, yang ikut hadir dalam alek yang berlangsung meriah itu mengatakan bangga dan harapan besarnya dengan terselenggaranya kegiatan ini.

“Kami dari Pemerintah Kecamatan MKS mengucapkan rasa bangga dan syukur dengan terselenggaranya kegiatan ini. Semoga MKS selalu berpayung kepada falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS,SBK),” kata Mihandrik.

Kegiatan alek nagari khatam Al- Qur’an rutin diselenggarakan di daerah Bukittinggi dan Agam setiap tahunnya. Seperti minggu lalu, (29/8/2021), juga diselenggarakan alek nagari khatam Al Qur’an di Masjid Syukra, Campago Ipuh yang berlangsung meriah.

Penyelenggaraan alek nagari tersebut tetap dengan menjalankan protokol kesehatan dan aturan serta ketentuan yang berlaku, mengingat Kota Bukittinggi masih memberlakukan PPKM sesuai ketentuan Pemerintah Pusat.

Related posts