Walikota Bukittinggi Pimpin Apel Gabungan di Lingkungan Pemko Bukittinggi

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, BUKITTINGGI – Walikota Bukittinggi, Erman Safar, memimpin Apel gabungan di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi, bertempat di lapangan Balaikota Gulai Bancah, Senin (25/10/2021).

Apel turut dihadiri Ketua DPRD Kota Bukittinggi, Beny Yusrial, Sekdako, Martias Wanto, Kepala OPD, Camat, Lurah dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Bukittinggi.

Read More

Dalam amanatnya, Wako Erman mengapresiasi prestasi- prestasi yang diraih Pemko Bukittinggi dalam beberapa waktu belakangan ini. Ia menyadari prestasi tersebut, merupakan hasil kerja keras seluruh pihak yang patut dibanggakan. Namun Wako mengingatkan, kepentingan yang lebih besar adalah kinerja untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kinerja terbesar Pemerintah adalah bagaimana memberikan pelayanan kepada masayarakat. Jadi laksanakan hal itu semaksimal mungkin, seperti kita mengejar prestasi-prestasi tersebut,” terangnya dalam rilis pers.

Selain itu Wako juga meminta seluruh pihak untuk aktif dalam penyusunan kegiatan Tahun Anggaran 2022.

“Tidak hanya eselon 2, eselon 3 dan 4 juga harus proaktif dalam melakukan penyusunan kegiatan, agar seluruh tahapan dapat berjalan cepat dan kegiatan kegiatan dapat segera terlaksana,” jelas Erman.

Wako Erman lebih lanjut mengatakan Pandemi covid- 19 sangat berdampak terhadap perekonomian masyarakat, dan perekonomian negara. Untuk itu dibutuhkan inovasi-inovasi dari ASN untuk membuat kegiatan-kegiatan yang memberikan stimulasi terhadap pemulihan dan perkembangan ekonomi masyarakat.

“Kita tidak menginginkan adanya kegiatan yang hanya bersifat seremonial. Saat ini masyarakat sangat membutuhkan kehadiran pemerintah dalam bentuk kegiatan-kegiatan yang dapat membantu mereka memenuhi kebutuhan pokok dan memulihkan perekonomian mereka,” ucap Wako.

Dalam kesempatan itu, Sekdako Martias Wanto juga menyampaikan bahwa Tahun 2022, perencanaan kegiatan harus mengikuti ketersediaan dana yang ada. Hal ini terjadi diseluruh Instansi pemerintah, akibat dari Pandemi CoV19 yang melanda.

“Untuk TA 2022 berkemungkinan akan ada OPD yang hanya mengalokasikan dana untuk kegiatan rutin saja. Hal ini harus dimaklumi bersama karena penganggaran akan mengutamakan kegiatan-kegiatan prioritas yang telah dirumuskan dalam RPJMD 2021-2026,” terang Martias Wanto.

Related posts