Walikota Bukittinggi Sampaikan Hantaran Nota Keuangan dan Ranperda Perubahan APBD Tahun 2021

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, BUKITTINGGI – Walikota Bukittinggi, Erman Safar dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bukittinggi menyampaikan Hantaran Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2021 pada Selasa (14/9).

Rapar Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kota Bukittinggi, Herman Syofyan dan dihadiri seluruh anggota Dewan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) untuk menahan lajunya penyebaran covid 19.

Read More

Walikota Bukittinggi, Erman Safar menyampaikan, tahun 2021 merupakan periode pertama bagi kepemimpinannya untuk mewujudkan pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bukittinggi tahun 2021-2026.

Dalam rangka mewujudkan rencana berdimensi waktu jangka menengah tersebut, setiap tahunnya perlu dituangkan dalam APBD Kota Bukittinggi ini.

“Adapun proses Penyusunan Perubahan APBD ini dimulai dari tahapan penyusunan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang pada akhirnya dituangkan ke dalam Ranperda tentang Perubahan APBD serta Rancangan Peraturan Kepala Daerah tentang Penjabaran Perubahan APBD yang saat ini dihantarkan pada penyampaian Nota Keuangan,” ujar Erman Safar.

Erman Safar lebih lanjut mengatakan, secara umum dapat disampaikan dari sisi pendapatan daerah masih tergantung pada dana perimbangan atau dana transfer pusat.

“Berdasarkan pada asumsi-asumsi dan permasalahan yang dihadapi, Pendapatan Daerah Kota Bukittinggi dalam Rancangan Perubahan APBD Tahun Rp677.235.358.764,-. Apabila dibandingkan dengan rencana pendapatan pada APBD Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp732.132.840.767,- terjadi penurunan pada target Perubahan APBD tahun anggaran 2021,” jelas Walikota Bukittinggi ini.

Ia menambahkan, pajak daerah pada Rancangan Perubahan APBD Tahun 2021 ini sebesar Rp37.070.692.210, yang terdiri dari Pendapatan Pajak Hotel, Pajak Restoran/Rumah Makan, Pajak Hiburan, Pajak Lingkungan, Pajak Reklame, Pajak Parkir, dan Pajak Penerangan Jalan, pajak air dan PBB.

Pada Rapat Paripurna DPRD Kota Bukittinggi Wako Erman Safar juga menyampaikan secara umum prioritas Rancangan Perubahan APBD tahun 2021.

Related posts