Wariskan Budaya Pada Generasi Muda Wawako Solok Buka Panggung Pidato Adat

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS, SOLOK – Di era digitalisasi dan kamajuan tekhnologi saat ini, pelan tapi pasti, seni dan budaya masyarakat yang diwarisi turun temurun, pada saatnya akan tergerus dan ditinggalkan oleh generasi muda.

Saat ini generasi muda lebih suka main gadget daripada mengenal dan melestarikan adat, budaya, dan seni yang ada ditengah masyarakat.

Read More

Sehingga generasi muda tidak lagi mengenali apa yang namanya seni, adat, dan budaya. Dan ketika seni atau budaya tersebut ditampilkan, mereka memandang itu sebuah tontonan yang langka dan tidak menarik.

Demikian dikatakan Wakil Walikota Solok Ramadhani Kirana Putra, Rabu Malam (29/9/2021), saat membuka arisan panggung pidato adat Kota Solok di Mushola Al Firdaus Gawan Kelurahan Tanah Garam.

Diantaranya, kata Wawako, pidato adat ini. Hari ini yang mampu dan bisa berbicara dalam sebuah acara adat dikalangan generasi muda sangat sedikit. Sehingga perlu diregenerasi agar seni, adat, dan budaya seperti pidato adat ini tidak hilang dan menjadi langka.

“Apa yang hari ini dilakukan oleh tokoh masyarakat Gawan Kelurahan Tanah Garam merupakan sebuah terobosan dalam melestarikan seni, adat, dan budaya di Kota Solok. Kita harus bisa mewariskan sebuah budaya kita berupa pidato kepada generasi muda,” kata Wawako.

Lebih lanjut Wawako menyebutkan, disamping penanaman nilai adat dan budaya, juga terkandung nilai agama serta kehidupan bermasyarakat.

“Ini salah satu upaya Pemko Solok dalam melestarikan adat istiadat Kota Solok. Kedepanya Pemko Solok akan memberikan perhatian lebih untuk pelestarianya,” ujarnya.

Related posts