MINANGKABAUNEWS.com, PADANG — Suasana khidmat menyelimuti Masjid Nurul Ikhlas di Kelurahan Surau Gadang, Sabtu pagi (27/6/2026). Di tengah lantunan ayat-ayat suci dan gema takbir yang menggema, Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyampaikan pesan yang menggugah hati ribuan jamaah yang hadir dalam kegiatan Subuh Mubarakah.
Di momen bersejarah Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Maigus mengajak seluruh masyarakat Padang untuk memaknai hijrah bukan sekadar pergantian kalender atau perpindahan fisik dari satu tempat ke tempat lain. Lebih dari itu, hijrah adalah lompatan besar meninggalkan segala hal yang dilarang Allah SWT.
“Orang yang sejatinya berhijrah adalah mereka yang dengan sungguh-sungguh meninggalkan maksiat. Momentum 1 Muharram ini hendaknya menjadi cermin bagi kita semua—sudah sejauh mana kita memperbaiki diri? Sudahkah kita tinggalkan kebiasaan buruk yang selama ini menggerogoti iman?” ujar Maigus dengan nada penuh haru.
Pernyataan itu sontak mengundang amina dari para jamaah yang memenuhi ruang utama masjid. Mereka tampak merenung, menyadari bahwa pergantian tahun Islam adalah kesempatan emas untuk memulai lembaran baru yang lebih bersih.
Tak sekadar seruan, Pemerintah Kota Padang pun bergerak nyata. Maigus membeberkan deretan program unggulan yang telah dan akan terus digalakkan—mulai dari Parade Tauhid yang menyemarakkan syiar Islam, Deklarasi Anti Narkoba yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, hingga gerakan tegas menolak LGBT yang dinilai bertentangan dengan nilai-nilai agama dan budaya Minangkabau.
“Jihad di zaman sekarang bukan lagi mengangkat senjata. Jihad kita adalah menyelamatkan generasi muda dari jurang kehancuran moral. Karena itu, kami hadirkan Program Smart Surau—ajakan bagi anak-anak kita untuk kembali meramaikan masjid, mengaji, dan mengenal agama sejak dini. Masjid harus kembali menjadi pusat peradaban!” tegas Maigus disambut tepuk tangan riuh.
Kegiatan Subuh Mubarakah yang menjadi agenda perdana di tahun baru Islam ini turut dihadiri oleh Plt Kabag Kesra Zul Asfi Lubis, Camat Nanggalo David Ferdinand, dan seluruh lurah se-Kecamatan Nanggalo. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun kota yang bertakwa.
Ketua Pengurus Masjid Nurul Ikhlas, Idrial Idrus, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Baginya, kegiatan ini adalah awal yang baik untuk membangkitkan semangat ibadah warga Surau Gadang.
“Kami berharap semangat hijrah tidak berhenti di sini. Biarlah ini menjadi pemicu—bahwa setiap hari adalah kesempatan untuk lebih baik dalam ibadah, lebih mulia dalam akhlak, dan lebih peduli kepada sesama. Mari kita wujudkan hijrah sejati dalam keseharian kita,” pungkas Idrial dengan mata berkaca-kaca.
Di penghujung acara, doa bersama dipanjatkan untuk keselamatan kota Padang, bangsa, dan umat Islam di seluruh dunia. Suasana haru dan optimisme menyatu—menandakan bahwa tahun baru Islam kali ini bukan sekadar pergantian angka, tetapi awal dari perubahan besar yang dimulai dari hati.






